Kenaikan IHSG Mulai Terbatas
Jum'at, 11 Juli 2014 - 08:46 WIB
Kenaikan IHSG Mulai Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHS/) pada perdagangan terakhir pekan ini diprediksi mulai terbatas kenaikannya. Bahkan, pelaku pasar disarankan untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya aksi pembalian arah pada IHSG.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, pola upper spinning di atas upper bollinger band (UBB). MACD bertahan naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R mulai terbatas kenaikannya.
“Apa yang menjadi kekhawatiran kami akan terjadinya pembalikan laju IHSG pasca pilpres (pemilihan presiden) mampu dilewati oleh IHSG. Tampaknya IHSG lebih memilih kombinasi skenario 1 dan 2, di mana bergerak naik menjelang pelaksanaan pilpres dan mampu melanjutkan kenaikannya pasca pilpres,“ kata dia dalam risetnya, Jumat (11/7/2014).
Laju IHSG kemarin mampu melewati kisaran target resisten 5.032-5.048 yang didukung masih besarnya minat beli. IHSG lebih memilih kombinasi skenario 1 dan 2 namun, kembali meninggalkan utang gap 5.050-5.072, di mana utang gap 4.918-5.008 belum tertutupi.
Menurut dia, euforia pilpres masih ada. Setelah pelaku pasar merasa pilpres dapat berjalan dengan aman, damai, lancar, dan terkendali, kali ini pelaku pasar mulai merespon hasil quick count. Di sisi lain, masih terapresiasinya laju rupiah yang dibarengi dengan meningkatnya nett buy asing dan naiknya harga obligasi menambah sentimen positif.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertinggi 5.165,42 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendah 5.072,98 di mid sesi 2 dan berakhir di level 5.098,01.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
“Sementara hari ini, pelaku pasar tetap mewaspadai potensi pembalikan arah yang membuat IHSG terjun bebas,“ ujar dia.
Reza memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.056-5.065 dan resisten berada pada rentang 5.115-5.175.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, pola upper spinning di atas upper bollinger band (UBB). MACD bertahan naik dengan histogram positif yang memanjang. RSI, Stochastic, dan William’s %R mulai terbatas kenaikannya.
“Apa yang menjadi kekhawatiran kami akan terjadinya pembalikan laju IHSG pasca pilpres (pemilihan presiden) mampu dilewati oleh IHSG. Tampaknya IHSG lebih memilih kombinasi skenario 1 dan 2, di mana bergerak naik menjelang pelaksanaan pilpres dan mampu melanjutkan kenaikannya pasca pilpres,“ kata dia dalam risetnya, Jumat (11/7/2014).
Laju IHSG kemarin mampu melewati kisaran target resisten 5.032-5.048 yang didukung masih besarnya minat beli. IHSG lebih memilih kombinasi skenario 1 dan 2 namun, kembali meninggalkan utang gap 5.050-5.072, di mana utang gap 4.918-5.008 belum tertutupi.
Menurut dia, euforia pilpres masih ada. Setelah pelaku pasar merasa pilpres dapat berjalan dengan aman, damai, lancar, dan terkendali, kali ini pelaku pasar mulai merespon hasil quick count. Di sisi lain, masih terapresiasinya laju rupiah yang dibarengi dengan meningkatnya nett buy asing dan naiknya harga obligasi menambah sentimen positif.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level tertinggi 5.165,42 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendah 5.072,98 di mid sesi 2 dan berakhir di level 5.098,01.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
“Sementara hari ini, pelaku pasar tetap mewaspadai potensi pembalikan arah yang membuat IHSG terjun bebas,“ ujar dia.
Reza memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.056-5.065 dan resisten berada pada rentang 5.115-5.175.
(rna)
Lihat Juga :