Rupiah Mengakhiri Pekan di Level Rp11.588/USD
Jum'at, 11 Juli 2014 - 16:23 WIB
Rupiah Mengakhiri Pekan di Level Rp11.588/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup terdepresiasi seiring terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.588 per USD. Posisi ini terdepresiasi 14 poin dibanding kemarin di level Rp11.574 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.605 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.579 per USD dan terlemah di level Rp11.637 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik sore ini pada level Rp11.579 per USD, dengan kisaran harian Rp11.575-Rp11.665 per USD. Posisi ini melemah 5 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.574 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.586 per USD. Posisi ini memburuk 10 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.576 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.627 per USD. Posisi ini anjlok 78 poin dibanding posisi pada penutupan Kamis (10/7/2014) di level Rp11.549 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, kepercayaan pelaku pasar yang masih tetap terjaga dan respon hasil penghitungan cepat sementara pemilihan presiden sesuai ekspektasi pelaku pasar membuat tekanan terhadap rupiah tidak terlalu dalam, meski di tengah naiknya dominasi USD.
"Naiknya dominasi USD atas major currency ikut mendorong pelemahan mata uang regional, termasuk rupiah," kata dia, Jumat (11/7/2014).
Sementara IHSG sore ini berakhir terkoreksi paling dalam di kawasan Asia. IHSG tergerus 65,41 poin atau 1,28% ke level 5.032,60.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.588 per USD. Posisi ini terdepresiasi 14 poin dibanding kemarin di level Rp11.574 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.605 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.579 per USD dan terlemah di level Rp11.637 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik sore ini pada level Rp11.579 per USD, dengan kisaran harian Rp11.575-Rp11.665 per USD. Posisi ini melemah 5 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.574 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.586 per USD. Posisi ini memburuk 10 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp11.576 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada hari ini berada di level Rp11.627 per USD. Posisi ini anjlok 78 poin dibanding posisi pada penutupan Kamis (10/7/2014) di level Rp11.549 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, kepercayaan pelaku pasar yang masih tetap terjaga dan respon hasil penghitungan cepat sementara pemilihan presiden sesuai ekspektasi pelaku pasar membuat tekanan terhadap rupiah tidak terlalu dalam, meski di tengah naiknya dominasi USD.
"Naiknya dominasi USD atas major currency ikut mendorong pelemahan mata uang regional, termasuk rupiah," kata dia, Jumat (11/7/2014).
Sementara IHSG sore ini berakhir terkoreksi paling dalam di kawasan Asia. IHSG tergerus 65,41 poin atau 1,28% ke level 5.032,60.
(rna)