Mentan: Harga Daging di Beberapa Daerah Masih Tinggi
Sabtu, 12 Juli 2014 - 15:20 WIB
Mentan: Harga Daging di Beberapa Daerah Masih Tinggi
A
A
A
SUBANG - Tren penurunan daging sapi saat ini sudah mulai nampak, seperti di beberapa daerah mulai terjadi penurunan. Namun, masih ada juga beberapa daerah atau di beberapa titik lain yang harganya masih tinggi.
Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengatakan, seharusnya sudah mulai turun harga daging, karena sudah masuk pertengahan puasa. Beberapa pasar yang masuk wilayah tinjauan mentan juga sudah turun.
"Saya waktu meninjau di Pasar Caringin Bandung, itu dijual harganya Rp87.000 per kilogram (kg), artinya tren penurunan memang sudah ada. Namun saya melihat di beberapa titik juga memang masih tinggi. Ini tidak atau belum merata. Tapi secara umum bahwa stok daging ini cukup untuk menghadapi Lebaran," ujarnya saat kunjungan ke Rumah Potong Hewan (RPH) di Subang, Sabtu (12/7/2014).
Dia kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu berlebihan dalam menghadapi fenomena kehabisan daging sapi. Karena akan ada banyak stok nantinya sampai Lebaran.
"Tidak perlu khawatir, karena terbukti di Rumah Potong Hewan ini banyak stok daging yang siap jual dan didistribusikan untuk Lebaran ke seluruh Indonesia," katanya.
Suswono menjelaskan, stok daging sapi tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Karena itu, tidak ada alasan untuk masalah kekurangan stok hingga Lebaran.
"Saya yakin bisa dipertahankan, paling tidak dijaga agar tidak melonjak naik. Saya kira kalau tiba-tiba melonjak naik, kita panggil saja para importir untuk minta pertanggungjawabannya. Yang jelas Insya Allah kita bisa sama-sama menjaga untuk Lebaran tidak ada gejolak harga daging," pungkasnya.
Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengatakan, seharusnya sudah mulai turun harga daging, karena sudah masuk pertengahan puasa. Beberapa pasar yang masuk wilayah tinjauan mentan juga sudah turun.
"Saya waktu meninjau di Pasar Caringin Bandung, itu dijual harganya Rp87.000 per kilogram (kg), artinya tren penurunan memang sudah ada. Namun saya melihat di beberapa titik juga memang masih tinggi. Ini tidak atau belum merata. Tapi secara umum bahwa stok daging ini cukup untuk menghadapi Lebaran," ujarnya saat kunjungan ke Rumah Potong Hewan (RPH) di Subang, Sabtu (12/7/2014).
Dia kembali menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu berlebihan dalam menghadapi fenomena kehabisan daging sapi. Karena akan ada banyak stok nantinya sampai Lebaran.
"Tidak perlu khawatir, karena terbukti di Rumah Potong Hewan ini banyak stok daging yang siap jual dan didistribusikan untuk Lebaran ke seluruh Indonesia," katanya.
Suswono menjelaskan, stok daging sapi tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Karena itu, tidak ada alasan untuk masalah kekurangan stok hingga Lebaran.
"Saya yakin bisa dipertahankan, paling tidak dijaga agar tidak melonjak naik. Saya kira kalau tiba-tiba melonjak naik, kita panggil saja para importir untuk minta pertanggungjawabannya. Yang jelas Insya Allah kita bisa sama-sama menjaga untuk Lebaran tidak ada gejolak harga daging," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :