Newmont Buka Dialog dengan Pemerintah

Selasa, 15 Juli 2014 - 17:26 WIB
Newmont Buka Dialog...
Newmont Buka Dialog dengan Pemerintah
A A A
JAKARTA - PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) beritikad baik berdialog dengan pemerintah untuk mencapai tujuan memulai kembali operasi dengan mempertimbangkan sisi ekonomis, serta mempekerjakan kembali 8.000 karyawan.

"Kami optimis akan ada kemajuan yang dicapai dalam beberapa rapat dengan pemerintah dan akan ada penyelesaian," kata Presiden Direktur PT NNT Martiono Hadianto di Jakarta, Selasa (15/7/2014).

Menurutnya, terdapat dua poin yang memiliki kemajuan dialog dengan pemerintah. Di antaranya, PT NNT telah setuju menyediakan USD25 juta sebagai bentuk jaminan partisipasi untuk pendirian smelter baru.

"Kami juga terbuka mempertimbangkan kerangka bea keluar ekonomis yang memungkinan mendapatkan izin ekspor," jelasnya.

Martiono menuturkan, meski telah menunda pengajuan permohonan arbitrase selama mungkin, pihaknya hingga kini belum mendapatkan kesepakatan yang diharapkan. Bahkan, operasi PT NNT telah tutup dan sebagian karyawan telah dikirim ke rumah selama lebih dari satu bulan.

"Kami merasa memiliki tanggung jawab untuk mengajukan permohonan arbitrase untuk menyelesaikan masalah ini," jelasnya.

Dia mengatakan, arbirtase yang dilakukan PT NNT merupakan praktek standar yang juga diakui serta diterima dunia internasional, untuk menyelesaikan perselisihan antara pemerintah dan perusahaan swasta melalui arbiter pihak ke tiga yang independen dan tidak memihak.

"Kami memiliki satu tujuan yaitu menentukan penyelesaian yang memungkinkan untuk mempekerjakan kembali 8.000 karyawan kami. Kami percaya negosiasi langsung dengan pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan," terangnya.

PT NNT, lanjut dia, tetap berkeinginan dan siap untuk meneruskan diskusi sehingga memungkinkan operasi kembali. Resoluai tersebut harus mengakui hak-hak dan kewajiban dari kedua belah pihak yakni PT NNT dan pemerintah.

"Sebagaimana telah disutujui dalam kontrak karya dan memungkinkan Batu Hijau untuk tetap layak secara finansial sesuai usia tambang," katanya.

Head Of Corporate Communication PT NNT Rubi W Purnomo mengatakan, arbitrase bertujuan untuk mempekerjakan kembali karyawan secara normal. Walaupun tidak menutup kemungkinan PT NNT untuk beroprasi kembali secara normal dengan tidak merugikan ke dua belah pihak.

"Jadi untuk dialog kita selalu welcome. Dengan arbitrase ini kita berharap dapat kembali beroperasi dan diizinkan ekspor," katanya.

Menurutnya, Indonesia adalah negara hukum, maka kewajiban penerintah menjamin kepastian investasi bagi investor. Sehingga, renegosiasi tetap dijalankan paralel bersama arbitrase yang dilakukan perusahaan.

"Paralel artinya arbitrase tetap jalan renegosiasi juga dijalankan," ungkap Rubi.

SR Corporate Counsel PT NNT Erlangga Gafar menambahkan, sejalan dengan arbitrase yang dilakukan perusahaan. Newmont berharap, pemerintah tidak menghentikan sementara renegosiasi yang sudah berjalan.

"Harusnya tidak vakum karena kepentingan Newmont merupakan kepentingan pemerintah Indonesia juga. Makanya tetap mengutamakan dialog mencapai kesepakatan bersama," tuturnya.

Erlangga berharap, dialog antara penerintah dan Newmont menghasilkan kesepakan yakni kembali melakukan operasional produksi. Sehingga karyawan dapat bekerja kembali.

"Itu harapan kami, seluruh karyawan dapat bekerja kembali, kasihan juga kalau mereka tidak bekerja. Jadi kita berharap segera berproduksi kembali," pungkas Martiono.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Berita Terkini
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
32 menit yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
42 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
56 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
1 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
1 jam yang lalu
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved