Laba Bank Danamon Semester I/2014 Turun 25%

Kamis, 17 Juli 2014 - 17:37 WIB
Laba Bank Danamon Semester...
Laba Bank Danamon Semester I/2014 Turun 25%
A A A
JAKARTA - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) pada semester I/2014 mencatat laba bersih setelah pajak Rp1,48 triliun turun 25%, dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp1,98 triliun. Faktor utama penurunan itu adalah peningkatan beban bunga yang menggerus marjin Perseroan.

"Beban bunga naik 52% dibanding tahun lalu. Di mana tahun lalu 5% sekarang 6,3%," kata Direktur Keuangan Bank Danamon Vera Eve Liem saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/7/2014).

Vera mengakui kondisi suku bunga di pasar yang bersaing ketat menyebabkan kenaikan beban bunga, sehingga menggerus marjin Perseroan. Sementara, biaya kredit juga tercatat naik 14% dibanding semester I tahun lalu. Penerapan aturan Tarif Premi Asuransi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga memangkas pendapatan Bank Danamon.

Aturan tersebut juga memengaruhi pendapatan jasa atau fee based income perseroan yang turun 11% dari Rp2,37 triliun pada semester I/2013, menjadi Rp2,1 triliun pada periode sama tahun ini.

Pasalnya, salah satu anak usaha Danamon, yakni Asuransi Adira yang bergerak di asuransi umum. Dampak aturan itu pada pengakuan pendapatan Adira Finance dari asuransi yang harus dilakukan pengakuan secara bertahap sesuai tenor kredit atau amortisasi.

"Makanya ini ada normalized (normalisasi laba sebesar Rp1,75 triliun). Kalau peraturan ini tidak ada, (laba bersih) turun 12% faktor utama adalah peningkatan beban bunga (biaya dana) berdampak pada penurunan marjin," tambahnya.

Perseroan juga mencatat marjin bunga bersih Bank Danamon turun dari 9,9% menjadi 8,4%. Dari sisi kredit, perseroan mencatat pertumbuhan 13% dalam setahun dari Rp123,93 triliun menjadi Rp140,65 triliun. Sementara dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp110,4 triliun, naik 18,8% dari Rp92,93 triliun.

Kredit usaha mikro melalui Danamon Simpan Pinjam membukukan pertumbuhan 3% menjadi Rp20 triliun pada semester I/2014 dibanding periode sama tahun lalu. Sementara, kredit segmen usaha kecil dan menengah (UKM) naik 16% menjadi Rp22,9 triliun. Kredit untuk segmen komersial tumbuh 28% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp17,4 triliun.

Kredit untuk segemn korporasi tumbuh 34% menjadi Rp16,6 triliun. Sementara, kredit automotif melalui Adira Finance tumbuh 7% dibanding semester Ii2013 menjadi Rp49 triliun.

Direktur Utama Danamon Henry Ho menambahkan, pada akhir Juni rasio kredit terhadap DPK membaik jadi 98,9% dari 105,4% semester pertama tahun lalu.

"Semester pertama tahun ini ditandai pertumbuhan ekonomi domestik yang didorong permintaan ekspor yang menurun serta adanya defisit fiskal. Sementara nilai tukar rupiah terus mendapatkan tekanan," kata Henry.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bidik Milenial, Danamon...
Bidik Milenial, Danamon Tawarkan Utang Lewat Online
Berkembang Progresif,...
Berkembang Progresif, Industri Otomotif Indonesia Digadang Menjadi Pemain Global
Raih Kesejahteraan di...
Raih Kesejahteraan di IIMS 2024 Lewat Solusi Finansial
Bank Danamon Hadir di...
Bank Danamon Hadir di IIMS 2022
Ramadan Lebih Bermakna...
Ramadan Lebih Bermakna dengan Perencanaan Keuangan yang Tepat
Yuk Pahami Modus Kejahatan...
Yuk Pahami Modus Kejahatan Perbankan yang Kian Marak
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved