Harga Emas Dunia Turun Akibat Ambil Untung

Jum'at, 18 Juli 2014 - 13:22 WIB
Harga Emas Dunia Turun...
Harga Emas Dunia Turun Akibat Ambil Untung
A A A
SINGAPURA - Harga emas di perdagangan global merosot karena aksi ambil untung (profit taking) setelah lonjakan tajam semalam. Namun, harga logam mulia tetap didukung berita pesawat Malaysia jatuh di kawasan Ukraina timur.

Emas dipandang sebagai investasi alternatif selama masa ketidakpastian geopolitik, naik sekitar 1,5% pada sesi sebelumnya, setelah berita kecelakaan pesawat yang seorang pejabat Ukraina klaim disebabkan rudal yang ditembakkan militan pro-Rusia.

Insiden itu meningkatkan pertaruhan dalam konflik antara Kiev dan pemberontak pro-Moskow yang telah berlangsung selama berbulan-bulan, dan telah meningkatkan ketegangan antara Rusia dan Barat.

"Risiko geopolitik saat ini cukup tinggi. Langkah (harga emas) semalam dijamin mengingat risiko di luar sana. Dalam waktu dekat kita pasti bisa melihat beberapa lebih terbalik," kata Victor Thianpiriya, analis ANZ, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (18/7/2014).

Spot emas tergelincir 0,1% menjadi USD1,315.40 per ons pada pukul 02.54 GMT. Sementara berdasarkan data Bloomberg, pukul 13.15 WIB, spot emas turun 0,34% menjadi USD1.314,66 per ons.

Saham Asia merosot di awal perdagangan dan penurunan imbal hasil obligasi menekan dolar AS (USD) setelah berita tentang jatuhnya pesawat Malaysia, membuat investor bergegas ke aset defensif.

Namun, logam masih turun hampir 2% pada minggu ini, menyusul kemenangan beruntun selama enam pekan, karena investor khawatir tentang kenaikan cepat atas perkiraan suku bunga AS.

Di antara logam mulia lainnya, paladium diperdagangkan di dekat harga tertinggi sejak 2001 setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Rusia, produsen terbesar logam atas kegagalan Moskow mengekang kekerasan di Ukraina.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
41 menit yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
54 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
11 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
12 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
14 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved