Laba Bersih BTPN Turun 10%

Minggu, 20 Juli 2014 - 19:23 WIB
Laba Bersih BTPN Turun...
Laba Bersih BTPN Turun 10%
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) mencatatkan laba bersih setelah pajak (NPAT) pada kuartal II meningkat 1,9% dari Rp493 miliar pada kuartal I-2014 menjadi Rp502 miliar.

Apabila dibandingkan dengan semester I 2013, laba bersih BTPN pada semester I-2014 lebih rendah 10%, atau dari Rp1,1 triliun pada semester I-2013 menjadi Rp996 miliar pada semester I-2014.

“Ke depan, kami memperkirakan kondisi makro ekonomi masih menantang. Namun demikian, komitmen kami untuk fokus menggarap pasar masyarakat berpenghasilan rendah tidaklah surut,” tegas Direktur Utama BTPN Jerry Ng dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (20/7/2014).

Dia mengungkap, BTPN selama ini memfokuskan usahanya untuk melayani dan memberdayakan segmen masyarakat berpenghasilan rendah serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, termasuk masyarakat pra-sejahtera produktif (mass market).

Strategi perusahaan yang memadukan misi bisnis dan misi sosial dengan terus memberikan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan kepada debitur melalui Program Daya, diyakini akan menopang kinerja perusahaan.

“Kami meyakini, nasabah mass market tidak hanya membutuhkan akses finansial tetapi juga pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka,” tutur Jerry.

Sepanjang enam bulan pertama 2014, BTPN telah menyelenggarakan 76.659 aktivitas Daya, tumbuh 55%. Sedangkan jumlah peserta Daya mencapai 977.261 nasabah, atau meningkat 114%.

Dia menyampaikan, strategi BTPN untuk fokus menggarap pasar masyarakat berpenghasilan rendah ini mendapat dukungan penuh dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC).

“SMBC merupakan salah satu pemegang saham pengendali BTPN. Pada 14 Maret 2014 lalu, SMBC telah menyelesaikan proses pembelian saham BTPN,” ungkapnya.

Kini BTPN memiliki dua pemegang saham pengendali yang kredibel dan terpercaya, yakni SMBC (40%) dan TPG Nusantara S.a.r.l (25,88%).
Jerry melanjutkan, pada kuartal II-2014, BTPN juga telah menuntaskan proses akuisisi dan konversi Bank Sahabat Purba Danarta menjadi bank syariah, yang dilanjutkan dengan pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah.

Kehadiran BTPN Syariah ini diharapkan dapat mengoptimalkan partisipasi BTPN dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat berpenghasilan rendah dan keluarga pra-sejahtera produktif.

“Kami bersyukur atas terbitnya ijin konversi dan spin off BTPN Syariah. Kami yakin model bisnis BTPN syariah mampu mengubah hidup berjuta rakyat Indonesia,” tutup Jerry.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peluncuran Program Baru...
Peluncuran Program Baru Jenius
Kinerja Positif, BTPN...
Kinerja Positif, BTPN Syariah Gelar RUPST dan Bagikan Dividen
MNC Bank Targetkan Volume...
MNC Bank Targetkan Volume Tabungan di Kisaran Rp1,5 - Rp2 Triliun
Ceruk Pasar Bakal Menciut,...
Ceruk Pasar Bakal Menciut, BTPN Tinggalkan Segmen Pensiunan?
BTPN Resmi Ubah Nama...
BTPN Resmi Ubah Nama Jadi Bank SMBC Indonesia
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank BTPN Tumbuh 12% di Tengah Situasi Menantang
Berita Terkini
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
1 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
1 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
1 jam yang lalu
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
1 jam yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
1 jam yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved