IHSG Berpotensi Mencoba Menguji Support 5.013

Rabu, 23 Juli 2014 - 08:47 WIB
IHSG Berpotensi Mencoba...
IHSG Berpotensi Mencoba Menguji Support 5.013
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) pada hari ini diperkirakan akan mengalami koreksi lanjutan dan berpotensi menguji support di level 5.013.

Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak variatif (mixed) dan di tutup melemah 0,85%. Indikator RSI di area 60%.

"Koreksi lanjutan akan coba menguji support di level 5.013," kata dia dalam risetnya, Rabu (23/7/2014).

Dia memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak pada level support 5.013 dan resistance pada level 5.154. Potensi pelemahan lanjutan ini di tengah sentimen positif dari bursa global.

Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup berbalik menguat seiring kinerja positif Apple Inc dan rilis positif data ekonomi negara Paman Sam tersebut. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,36% dan indeks S&P500 sebesar 0,50%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham masih dipengaruhi perkembangan terbaru dari konflik di Gaza. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,09% dan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan 0,26%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI turun 0,38% ke posisi USD102 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,10% ke level USD1.308,20 per ons.

Dari dalam negeri, penetapan hasil pemilihan presiden (pilpres) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dilakukan semalam diproyeksi membawa pengaruh positif bagi pergerakan IHSG. Di sisi lain, dana asing juga diperkirakan semakin deras masuk ke pasar modal Indonesia
seiring kondusifnya kondisi keamanan pasca ditetapkannya Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2014-2019.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Pekan Ini Diramal...
IHSG Pekan Ini Diramal Terkoreksi di 5.890-6.130, Simak Saran Analis
IHSG Diprediksi Kokoh...
IHSG Diprediksi Kokoh di Awal Pekan, Ini Beberapa Saham Pilihan
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
31 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
37 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved