Disperindag Jabar Rogoh Rp6,7 M Gelar Pasar Murah

Rabu, 23 Juli 2014 - 13:32 WIB
Disperindag Jabar Rogoh...
Disperindag Jabar Rogoh Rp6,7 M Gelar Pasar Murah
A A A
GARUT - Selain di Kabupaten Garut, Disperindag Provinsi Jawa Barat (Jabar) juga menggelar operasi pasar murah (OPM) di 18 kabupaten/kota.

Kepala Disperindag Provinsi Jawa Barat Ferry Sofyan Arif menyebutkan, total dana yang dikucurkan Pemerintah Provinsi Jabar untuk melaksanakan OPM di 19 kabupaten/kota ini sebesar Rp6,75 miliar.

"Maksud dan tujuan dari pelaksanaan OPM ini untuk membantu rumah tangga miskin dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," katanya di Garut, Rabu (23/7/2014).

Ferry mengakui, pihaknya belum bisa meng-cover seluruh kebutuhan masyarakat miskin di Jabar karena keterbatasan dana. Meski demikian, dirinya bersyukur jika sasaran masyarakat miskin dan daerah penerima pada kegiatan OPM kali ini bertambah.

"Pada tahun lalu, daerah yang menjadi sasaran jumlahnya sedikit. Masyarakat penerimanya juga sedikit. Namun tahun ini, Alhamdulillah kami bisa menambahnya meski anggaran terbatas. Subsidinya dibiayai APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2014," ujarnya.

Secara umum, pihaknya memberikan lima jenis bahan makanan ke belasan daerah tempat diselenggarakannya OPM. Kelima jenis bahan makanan ini adalah beras, gula putih, minyak goreng, telur ayam negeri, dan daging sapi.

"Masing-masing kabupaten/kota yang menjadi daerah sasaran adalah yang sebelumnya mengajukan permohonan kepada kami agar digelar pasar murah. Dengan melihat anggaran yang ada, kita sesuaikan dan coba berikan apa yang dibutuhkan di daerah. Kebetulan di Kabupaten Garut, karena berbagai alasan pemerintahnya hanya meminta tiga komoditi saja, yaitu beras, minyak goreng, dan gula putih," paparnya.

Sementara, ke-19 kabupaten/kota sasaran kegiatan OPM ini adalah Kota Cimahi, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Subang, Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bogor, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Bandung, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sumedag, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, dan Kota Banjar.

Sebelumnya, Disperindag Provinsi Jawa Barat mengucurkan dana sebanyak Rp536 juta untuk operasi pasar di Garut. Dana ini digunakan untuk membiayai subsidi tiga bahan makanan pokok seperti gula pasir 1 kg, minyak goreng 1 kg, dan beras premium 5 kg, yang dimasukan ke dalam satu paket.

Sebanyak delapan kecamatan di wilayah Kabupaten Garut menjadi sasaran kegiatan OPM. Total paket yang disediakan untuk masyarakat Garut adalah sebanyak 8.000 paket.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasar Murah di Monas,...
Pasar Murah di Monas, Warga Antusias Manfaatkan Sembako dan Makanan Gratis
Pemprov Sumsel Hadirkan...
Pemprov Sumsel Hadirkan Pasar Murah, Harga Berasnya Termurah se-Indonesia
Pasar Murah di Bandar...
Pasar Murah di Bandar Lampung Diserbu Warga
Tekan Kenaikan Harga...
Tekan Kenaikan Harga Sembako Jelang Nataru, Pemkot Bandung Gencarkan Pasar Murah
Lawan Distributor Nakal,...
Lawan Distributor Nakal, Pemda Kolaka Utara Gelar Pasar Murah 5 Hari Berturut-turut
Bapanas Gandeng Suri...
Bapanas Gandeng Suri Nusantara Jaya Gelar Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah Selama Ramadhan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
8 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
8 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
9 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
9 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved