Pemerintah Tunjuk Pengacara Berafiliasi Asing Hadapi Newmont

Senin, 04 Agustus 2014 - 16:54 WIB
Pemerintah Tunjuk Pengacara...
Pemerintah Tunjuk Pengacara Berafiliasi Asing Hadapi Newmont
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tandjung mengatakan, pemerintah akan menunjuk pengacara yang memiliki afiliasi dengan asing untuk menghadapi gugatan arbitrase PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) di International Centre for Settlement of Investment Dispute (ICSID) terkait larangan ekspor mineral mentah yang ada di UU Minerba Nomor 4 tahun 2009.

"Tentu lawyer yang akan ditunjuk adalah lawyer yang mempunyai afiliasi dengan asing, karena kita beracaranya di ICSID itu harus lawyer yang mempunyai kapasitas dan kualitas untuk beracara di ICSID dan mempunyai track record yang baik. Harus ada Indonesia-nya tapi punya afiliasi," tutur dia di Kantor Kemenko Jakarta, Senin (4/8/2014).

Pria yang dijuluki Si Anak Singkong ini mengucapkan bahwa Newmont sengaja memasukkan gugatan itu dan meminta arbiter sudah terbentuk dalam 30 hari di saat Indonesia libur lebaran. Dia mengungkapkan bahwa hal ini didasari atas pemikiran bahwa Indonesia akan tidak siap menghadapinya.

"Kita tidak sebodoh itulah. Kita juga tau bagaimana caranya beracara di arbitrase kita dan mengatakan bahwa paling cepat kita bisa sesuai aturan yaitu 90 hari. Saat ini sedang persiapan beauty contest (pengacara) oleh tim teknisnya dimana ketuanya adalah kepala BKPM, lalu ada dari Kejagung dan dari Kemenkuham, Kemenkeu juga ada dari Kemenko Perekonomian," imbuh dia.

Dia pun kembali menegaskan, jika Newmont tidak mencabut gugatannya di arbitrase maka perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) ini tidak akan bisa mengekspor.

"Newmont sampai hari ini belum ada kabar ya, kita masih menunggu tetapi filosofisnya selagi belum mencabut gugatan arbitrase maka kita tidak akan bisa menandatangani MoU (Memorandum of Understanding), dan kalau tidak menandatangani MoU berarti tidak ada ekspor," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
1 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
2 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
3 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
3 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
12 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved