Banyak Produk Tak Dilengkapi Petunjuk Bahasa Indonesia

Kamis, 07 Agustus 2014 - 15:24 WIB
Banyak Produk Tak Dilengkapi...
Banyak Produk Tak Dilengkapi Petunjuk Bahasa Indonesia
A A A
JAKARTA - Dirjen Standarisasi Perlindungan Konsumen Widodo menjelaskan, Badan Pengawasan Konsumen Nasional (BPKN) selama Ramadan dan Lebaran telah membagikan tugas sesuai porsinya masing-masing.

"Kementerian Perdagangan untuk pengawasan non pangan, BPOM adalah pangan olahan, kemudian untuk pertanian adalah pangan segar. Kita dalam rangka pengawasan barang kemarin itu, memang temuan-temuannya, karena kita di sektor non pangan, itu terkait dengan barang yang tidak mencantumkan label dalam bahasa Indonesia," jelasnya di Jakarta, Kamis (7/8/2014).

Kemudian, untuk petunjuk penggunaan manual dalam bahasa Indonesia untuk elektronik juga menjadi target pengawasan pihaknya, termasuk barang-barang yang sudah diberlakukan wajib ber-SNI.

"Kalau kita kaitkan jumlah sampai Juni, pelanggarannya ditemukan sekitar 60 barang yang tidak dilengkapi label, tidak standar, maupun tidak dilengkapi petunjuk bahasa Indonesia," ujarnya.

Dari jumlah tersebut, sebesar 70% adalah produk impor yang dibuat sesuai kebutuhan. Sisanya sekitar 30% untuk produk dalam negeri.

"Selain itu, saya juga tambahkan produk yang sudah diberlakukan SNI, seperti lampu hemat energi, kepala regulator, setelah kita telusuri ternyata tidak memenuhi standar," ujarnya.

Sehingga, pihaknya berkoordinasi dengan bea cukai. Jadi ketika produk impor masuk, pihaknya tidak akan menerbitkan surat pendaftaran barangnya.

"Kalau tidak ada surat pendaftaran barang, artinya barang itu jika sampai pelabuhan harus dimusnahkan," ujarnya.

Widodo mengungkapkan bahwa untuk importir temuan itu sebanyak 168. "Ini sampai Juni. Sementara tahun lalu, capaiannya lebih besar dari itu. Bisa dikatakan kecenderungannya menurun," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
5 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved