Warga Rembang Dukung Pembangunan Pabrik SMGR

Kamis, 07 Agustus 2014 - 16:14 WIB
Warga Rembang Dukung...
Warga Rembang Dukung Pembangunan Pabrik SMGR
A A A
JAKARTA - Warga lima desa di Kota Rembang mendukung pembangunan pabrik PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) di lahan yang masuk wilayahnya. Dengan dibangunnya pabrik baru ini, warga berharap akan ada lapangan kerja baru sebagai alternatif penduduk yang selama ini masih mengandalkan pertanian.

"Adanya pembangunan pabrik, lapangan kerja yang tersedia makin banyak. Warga di sini bisa mulai ikut belajar kerja di industri (semen). Belum lagi aktifitas di luar pabrik, misalkan warung dan semacamnya yang bisa tumbuh di sekitar pabrik," kata Sukir, salah satu perwakilan masyarakat di sekitar lokasi pabrik saat dihubungi wartawan, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, aktivitas ekonomi makin berkembang. Karena itu pihaknya mendukung pembangunan pabrik ini, karena dampaknya positif. Dengan aktifitas kerja semakin banyak tersedia dan beragam, warga yakin taraf ekonomi warga sekitar lokasi pabrik juga semakin meningkat dan membaik secara bertahap.

Seperti diketahui, beberapa waktu terakhir muncul aksi demonstrasi dengan mengatasnamakan warga sekitar lokasi pabrik yang menolak dimulainya aktivitas pembangunan pabrik. Namun aksi tersebut dibantah Sukir sebagai pendapat yang benar-benar mewakili suara masyarakat setempat.

"Tidak benar itu. Mereka yang menolak (pembangunan pabrik) itu paling banyak hanya 500 orang, sedangkan total penduduk sini jumlahnya lebih dari 4.000 kepala keluarga (KK). Mereka itu minoritas dan main klaimm sepihak," terangnay.

Sebagian besar warga lima desa yang merupakan tempat bakal dibangunnya pabrik SMGR, kata dia, berharap aktivitas pembangunan dapat segera dimulai. Sehingga pabrik dapat segera berdiri dan beroperasi. Dengan demikian, dampak ekonominya terhadap masyarakat setempat diharapkan juga semakin cepat terasa.

"Sebagian besar warga di sini justru berharap agar pembangunan pabrik bisa segera dilakukan. Dengan begitu dampaknya bisa segera terasa. Agar warga di sini tidak hanya bisa bertani, tapi juga bekerja, berprofesi yang lain. Dengan begitu perekonomian daerah sini bisa semakin berkembang dan meningkat," jelas Sukir.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
Ini Inovasi Mitra Binaan...
Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
SIG Kenalkan Metode...
SIG Kenalkan Metode Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022
Mampu Tumbuh saat Pandemi,...
Mampu Tumbuh saat Pandemi, Bos SIG Diganjar Penghargaan Best CEO
Januari-September 2020,...
Januari-September 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
12 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved