Jateng Bidik Pasar Afrika Selatan

Minggu, 10 Agustus 2014 - 17:54 WIB
Jateng Bidik Pasar Afrika...
Jateng Bidik Pasar Afrika Selatan
A A A
SEMARANG - Afrika Selatan diharapkan bisa menjadi pasar baru bagi ekspor produk-produk unggulan dari Jawa Tengah (Jateng). Oleh sebab itu, promisi gencar dilakukan untuk mengenalkan produk Jateng.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng Petrus Edison Amabarura mengungkapkan, usaha untuk membidik pasar baru di Afrika Selatan salah satunya dilakukan dengan mengirimkan enam perwakilan usaha untuk mengikuti pameran di Decorex 2014 di Johannesburg Afrika Selatan.

“Ekspor produk-produk Jateng selama ini tujuan utamanya adalah Jepang, Amerika dan China. Oleh karena itu, kami ingin memperluas pasar ekspor sampai ke Afrika,” katanya, Minggu (10/8/2014).

Dia menjelaskan, dalam pameran tersebut unit usaha yang dikirimkan, yakni Indonesia Culture Product Jepara dengan produk handicraft, Radiant Suryatama Jepara dengan produk kaligrafi dan tenun, Andatu Jati Arjuna Solo produk handicraft dan furniture berbahan olahan kayu jati bekas, serta Sasana Antik dari Rembang dengan produk furtnitur berbahan olahan kayu jati bekas.

“Produk dari Jateng cukup dimintai terbukti sudah mampu mencatat transaksi USD13.339 dan pemesanan USDD195.000. Hal ini menunjukan Arfika Selatan bisa menjadi pasar baru untuk ekspor produk-produk kita,” ujar dia.

Dia mengaku, meskipun yang dikirim ke pameran tersebut adalah produk furniture, namun tidak menutup kemungkinan, produk lain juga diminati. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mempromosikan produk-produk ungguan Jateng ke pasar internasional dan berharap para pelaku usaha memperluas pasarnya ke negara lain.

Edison menegaskan, dengan terus memperluas pasar ekspor ke berbagai negara, produk-produk ekspor Jateng diharapkan tidak berdampak pada gejolak politik dari negara tujuan ekspor.

Terkait dengan gejolak yang terjadi di Timur Tengah, Edison melihat bahwa ekspor Jateng tidak terpengaruh sama sekali, mengingat negara-negara di kawasan Timur Tengah bukan negara utama ekspor Jateng.

”Memang ada ekspor ke timur tengah tetapi tidak banyak, jadi tidak begitu ada pengaruhnya,” tandasnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, produk ekspor Jateng selama ini masih didominasi produk tekstil dan produk kayu dan barang dari kayu.

“Semester I/2014 ekspor produk tekstil mencapai USD189 juta, kemudian disusul produk kayu senilai USD92 juta,“ kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Jam Jam Zamachsyari.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
UMKM Jadi Kekuatan Kebangkitan...
UMKM Jadi Kekuatan Kebangkitan Ekonomi di Jawa Tengah
Menko Airlangga Dorong...
Menko Airlangga Dorong Percepatan Pembangunan Ekonomi Jawa Tengah
Program Infrastruktur...
Program Infrastruktur Gubernur Jawa Tengah Dorong Pertumbuhan Ekonomi Pedesaan
Lantik Pengurus DPW...
Lantik Pengurus DPW Jateng, Kawendra Ingatkan Kebermanfaatan Gekrafs bagi Pelaku Ekraf
Kearifan Lokal, Wakil...
Kearifan Lokal, Wakil Kepala BPIP: Pancasila Falsafah Bangsa
Dorong Ekonomi Syariah,...
Dorong Ekonomi Syariah, Ganjar Lakukan 4 Hal Ini di Jawa Tengah
Berita Terkini
Bisnis F&B Tumbuh Pesat,...
Bisnis F&B Tumbuh Pesat, Bali Jadi Hotspot Baru Ekspansi Franchise di Indonesia
1 jam yang lalu
Petani Sawit Apresiasi...
Petani Sawit Apresiasi PKS Taat HPP di Tengah Anjloknya Harga TBS
1 jam yang lalu
Menebar Kebaikan di...
Menebar Kebaikan di Hari Raya, Program TJSL InJourney Airports Sentuh Berbagai Wilayah Indonesia
1 jam yang lalu
Hasil Lawatan dari Prancis,...
Hasil Lawatan dari Prancis, Prabowo Bawa Oleh-oleh Kerja Sama Rp61,25 Triliun
1 jam yang lalu
BPA Galon Bisa Picu...
BPA Galon Bisa Picu Biaya Kesehatan Jangka Panjang, Pakar Dorong Pencegahan dari Hulu
3 jam yang lalu
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
3 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved