Pemerintah Janji Tambah Fasilitas Mudik Tahun Depan

Senin, 11 Agustus 2014 - 15:25 WIB
Pemerintah Janji Tambah...
Pemerintah Janji Tambah Fasilitas Mudik Tahun Depan
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono berjanji akan menambah fasilitas mudik tahun depan. Ada beberapa penambahan dan perbaikan fasilitas yang akan dilakukan.

"Intinya, ada dua sisi. Satu sisi kita menyiapkkan kapasitas alat angkut atau supply set. Supply setnya apa? Nah disini misalnya jalan. Minta percepatan jalan-jalan strategis untuk tol, tol Jawa diselesaikan, apa saja itu? Cikampek-Palimanan selesai, kemudian Pejagan-Pemalang selesai dan dipercepat. Sehingga bisa fungsional untuk Lebaran mendatang," ujarnya di Kemenko Perekonomia, Jakarta Senin (11/8/2014).

Kedua, membenahi semua jalan yang berkaitan dengan limpahan jalan keluar di jalan tol. Jalan tersebut merupakan jalan dari kabupaten dan ibukota provinsi, mulai dari sekarang diidentifikasikan mana yang akan dilalui pemudik tahun depan.

"Ketiga, kita akan meningkatkan kapasitas dari kereta api yang merupakan alat angkutan mudik yang memang menjadi kesukaan masyarakat," kata dia.

Terakhir, meningkatkan kapasitas dari angkutan laut. Terutama, kapal yang akan ke Semarang dan Tegal.

"Itu dari sisi supply set. Tapi kita juga belajar bahwa untuk tahun ini kita melihat bahwa ada beberapa hal tadi disebutkan bahwa puncak Lebaran itu bergeser ke Hari Raya Lebaran," terangnya.

Bambang memberikan hipotesis, pertama, cuti bersama dilakukan setelah Lebaran, sehingga orang punya pilihan kapan harus mudik. Kedua, cuti Lebaran yang dibarengi dengan libur anak sekolah, dan pembayaran THR sedini mungkin.

"Terakhir, diusulkan dari segi demand set, itu memberikan insentif untuk tiket-tiket yang tidak mendekati Lebaran. Misalnya. Kita bepergian dengan kereta api, setelah Lebaran ada diskonnya. Itu akan sangat mengurangi tekanan puncak mudik," jelas dia.

Data tahun ini meperlihatkan bahwa h+1 dan H+2 merupakan puncak padatnya transportasi kereta. Bahkan mengalami kenaikan angka.

"Artinya ada sebagian dari kita yang memang menunda Lebaran sampai setelah Hari Raya Lebaran. Itu disinyalir dapat lebih memeratakan puncak mudik," Tandas Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gelar Lebaran Festive,...
Gelar Lebaran Festive, Gading Festival Ajak Masyarakat Bahagia di Hari Raya
Quality Time Lebaran...
Quality Time Lebaran di Tengah Pembatasan Sosial Akibat Covid-19
Belanja Kebutuhan Lebaran...
Belanja Kebutuhan Lebaran Tetap Tinggi, Capai 63,8%
Lebaran di Tengah Pandemi,...
Lebaran di Tengah Pandemi, Apakah Dianjurkan Berjabat Tangan?
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Sambut Ramadhan dan...
Sambut Ramadhan dan Lebaran dengan Berbagai Kejutan
Berita Terkini
Ekonom: Gubernur BI...
Ekonom: Gubernur BI Mundur Picu Volatilitas Pasar Jangka Pendek
10 menit yang lalu
Efek Gubernur BI Mundur,...
Efek Gubernur BI Mundur, Rupiah Melemah ke Rp17.972 per Dolar AS
28 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Waktu...
Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana
40 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
2 jam yang lalu
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
2 jam yang lalu
Feel Good Network Bangun...
Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif Asia Tenggara melalui Innercircle dan BRICKS
2 jam yang lalu
Infografis
Biaya Penyelenggaraan...
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 per Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved