Rupiah Berakhir Terapresiasi ke Rp11.678/USD
Senin, 11 Agustus 2014 - 16:33 WIB
Rupiah Berakhir Terapresiasi ke Rp11.678/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir terapresiasi seiring menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.678 per USD. Posisi ini membaik 101 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp11.779 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.740 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.663 per USD dan terlemah pada level Rp11.746 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini di level Rp11.678 per USD, dengan kisaran harian Rp11.665-Rp11.820 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 110 poin dibanding posisi Jumat (8/8/2014) di level Rp11.788 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.686 per USD. Posisi ini menguat 138 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.824.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.728 per USD. Posisi ini menguat 94 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp11.822 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah di awal pekan ini dipengaruhi sentimen global dan meningkatnya cadangan devisa pada akhir Juli menjadi USD110,5 miliar dibanding bulan sebelumnya sebesar USD107,7 miliar.
"Membaiknya sentimen global, yang tercermin dari level penutupan Wall Street pasca ditariknya tentara rusia dari perbatasan Ukraina berdampak pada level pembukaan IHSG di zona hijau, di samping meningkatnya cadangan devisa Indonesia yang berdampak positif pada nilai tukar rupiah," kata dia, Senin (11/8/2014).
Sementara IHSG hari ini berakhir di teritori hijau seiring dengan positifnya bursa Asia. IHSG bertambah 59,48 poin atau 1,18% ke level 5.113,24.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.678 per USD. Posisi ini membaik 101 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp11.779 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.740 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.663 per USD dan terlemah pada level Rp11.746 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini di level Rp11.678 per USD, dengan kisaran harian Rp11.665-Rp11.820 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 110 poin dibanding posisi Jumat (8/8/2014) di level Rp11.788 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.686 per USD. Posisi ini menguat 138 poin dibanding akhir pekan lalu di level Rp11.824.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.728 per USD. Posisi ini menguat 94 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp11.822 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, laju rupiah di awal pekan ini dipengaruhi sentimen global dan meningkatnya cadangan devisa pada akhir Juli menjadi USD110,5 miliar dibanding bulan sebelumnya sebesar USD107,7 miliar.
"Membaiknya sentimen global, yang tercermin dari level penutupan Wall Street pasca ditariknya tentara rusia dari perbatasan Ukraina berdampak pada level pembukaan IHSG di zona hijau, di samping meningkatnya cadangan devisa Indonesia yang berdampak positif pada nilai tukar rupiah," kata dia, Senin (11/8/2014).
Sementara IHSG hari ini berakhir di teritori hijau seiring dengan positifnya bursa Asia. IHSG bertambah 59,48 poin atau 1,18% ke level 5.113,24.
(rna)