Aturan Baru Ekspor Batu Bara Harus Seizin ESDM

Selasa, 12 Agustus 2014 - 17:29 WIB
Aturan Baru Ekspor Batu...
Aturan Baru Ekspor Batu Bara Harus Seizin ESDM
A A A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menentukan aturan pelaku usaha pertambangan batu bara baik pemegang Pemegang Karya Pengusaha Pertambangan Batubara (PKP2B) dan Ijin Usaha Pertambangan (IUP).

Menurut Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Sukhyar, aturan tersebut akan menentukan boleh atau tidaknya perusahaan melakukan kegiatan ekspor. Kementerian ESDM sebagai pihak pemegang weweang pemberi rekomendasi apakah perusahaan batu bara dapat ekspor atau tidak.

"Kemarin peraturannya saya tandatangani. Ini berlaku untuk PKP2B dan IUP," kata Sukhyar di Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Adapun, aturan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 39/M-DAG/PER/7/2014 tentang ketentuan ekspor batu bara dan produk batu bara.

Sukhyar menjelaskan, pengajuan proses rekomendasi ekspor diawali dengan permohonan dari pelaku usaha. Dalam permohonan itu dilampirkan kelengkapan administrasi seperti Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) perusahaan.

Namun demikian, untuk pemegang IUP harus melampirkan juga persetujuan dari pemerintah daerah lantaran RKAB pemegang IUP disahkan oleh pemda setempat.

"PKP2B kan sudah jelas karena dia kontrak. RKAB-nya kami yang setujui. Kalau IUP kan pemda yang mensahkan," ujarnya.

Seperti diketahui, Peraturan Menteri Perdagangan akan mulai efektif pada 1 September 2014 mendatang. Dalam peraturan diaebutkan untuk mendapatkan status Eksportir Terdaftar (ET) batubara dari Kementerian Perdagangan harus terlebih dahulu memperoleh rekomendasi dari Ditjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM.

Ini dilakukan untuk mendata berapa banyak batu bara yang diproduksi dan berapa banyak yang dijual ke luar negeri.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tanpa DMO Batu Bara,...
Tanpa DMO Batu Bara, Industri Semen hingga Tekstil Bakal Sempoyongan
ESDM Tolak Rencana Produksi...
ESDM Tolak Rencana Produksi Batu Bara 51 Perusahaan Sebanyak 7,8 Juta Ton
Batu Bara Kembali Diekspor...
Batu Bara Kembali Diekspor Secara Bertahap
Target Produksi Batu...
Target Produksi Batu Bara Nasional 2022 Capai 663 Juta Ton
Aksi Damai Protes Bisnis...
Aksi Damai Protes Bisnis Kotor Batubara
Transformasi Batubara...
Transformasi Batubara Menuju Energi Bernilai Tambah
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 menit yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
36 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
48 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved