Agus Marto Klaim Stabilitas Keuangan RI Solid

Kamis, 14 Agustus 2014 - 16:08 WIB
Agus Marto Klaim Stabilitas...
Agus Marto Klaim Stabilitas Keuangan RI Solid
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, stabilitas sistem keuangan Indonesia dinilai hingga kini masih solid ditopang oleh ketahanan sistem perbankan dan relatif terjaganya kinerja pasar keuangan.

Dia mengungkapkan, ketahanan industri perbankan tetap kuat dengan risiko kredit, likuiditas dan pasar yang cukup terjaga, serta dukungan modal yang kuat.

"Pada akhir triwulan II 2014, rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) masih tinggi sebesar 19,40%, jauh di atas ketentuan minimum 8%. Sedangkan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah dan stabil di kisaran 2,00%," ujarnya di Jakarta, Kamis (14/8/2014).

Sementara, pertumbuhan kredit pada sektor swasta melambat menjadi 16,6% (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan di akhir triwulan I/2014 sebesar 19,1% (yoy), sejalan dengan proses penyesuaian dalam perekonomian.

"Kondisi likuiditas baik dalam perekonomian maupun perbankan pada triwulan II/2014 relatif terjaga, tercermin pada pertumbuhan M2 dan dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat masing-masing 13,1% (yoy) dan 13,6% (yoy), serta relatif stabilnya suku bunga pasar uang," katanya.

Beberapa bank mengalami keketatan likuiditas, terutama yang masih cenderung ekspansif. Sehingga mendorong persaingan dana dan peningkatan suku bunga perbankan.

Sementara, kinerja pasar modal pada triwulan II/2014 dan Juli 2014 juga membaik, tercermin pada IHSG yang berada dalam tren meningkat.

"Bank Indonesia akan terus berkoordinasi dengan OJK untuk mengelola stabilitas sistem keuangan ke depan agar dapat menopang pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih sehat dan seimbang," pungkas Agus.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Intip Potensi Besar...
Intip Potensi Besar Keuangan Syariah
Wakil Menteri Keuangan...
Wakil Menteri Keuangan Beberkan Alasan Ekonomi RI Bisa Meroket 7,07%
Didorong Keuangan Syariah,...
Didorong Keuangan Syariah, Ekonomi RI Diramal Tumbuh 5% di 2021
Ekonomi RI Sakit di...
Ekonomi RI 'Sakit' di Kuartal II/2020, Bagaimana Kondisi Perbankan?
Luar Biasa, Potensi...
Luar Biasa, Potensi Ekonomi Digital RI Tembus USD130 Miliar
Ini Proyeksi Terkini...
Ini Proyeksi Terkini Pertumbuhan Ekonomi RI 2020 dari Berbagai Lembaga
Berita Terkini
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
25 menit yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
42 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved