Pemerintahan Baru Harus Benahi Data Ekonomi Penduduk

Jum'at, 15 Agustus 2014 - 14:40 WIB
Pemerintahan Baru Harus...
Pemerintahan Baru Harus Benahi Data Ekonomi Penduduk
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengatakan, hal mendasar yang harus diperbaiki dari sistem pemerintahan yang lalu adalah soal data penduduk yang nantinya akan membuka kran data ekonomi penduduk yang mampu maupun yang kurang atau tidak mampu.

"Saya tidak mengatakan untuk kabinet yang lalu gagal, namun tentu harus ada beberapa koreksi misalnya, saya kebetulan komisi kesehatan dan ketenagakerjaan, dalam persoalan ketenagakerjaan, ada definisi yang harus dirombak dari data itu," ujarnya usai acara pidato kenegaraan di gedung DPR MPR Jakarta, Jumat (15/8/2014).

Rieke menjelaskan, kedepan memang harus dilihat ada perjanjian kerja di situ, ada upahnya. Jadi penghasilan penduduk perbulan yang akan menentukan apakah orang itu kemudian bekerja dengan benar di sektor formal atau informal yang kemudian akan mempengaruhi kategori miskin atau tidak.

"Data penduduk itu kemudian disampaikan kepada publik secara transparan tidak digunakan sebagai model pencitraan karena misalnya kalau kita lihat yang sering terjadi adalah mengenai angka kemiskinan, mengenai angka pengangguran yang menjadi hal sangat penting," ujarnya lagi.

Di sini, lanjut Rieke, memang harus ada keberanian dari pemerintah baru mengungkap kondisi rakyatnya yang sebenarnya. Karena begitu datanya manipulasi, maka programnya juga akan terlihat manipulatif dan kerjanya pun akan manipulatif.

"Ini tentu jadi sangat penting karena begitu ini meleset, maka orang-orang yang diamanatkan oleh konstitusi kita untuk mendapatkan perlindungan negara, itu adalah mereka yang miskin atau tidak mampu, akhirnya juga meleset dan mereka hidupnya tidak akan berubah karena datanya meleset," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
15 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
52 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved