Perencanaan Anggaran Pemerintah Masih Konservatif

Sabtu, 16 Agustus 2014 - 21:27 WIB
Perencanaan Anggaran...
Perencanaan Anggaran Pemerintah Masih Konservatif
A A A
JAKARTA - Executive Director Center for Indonesia Taxation Analysis (Cita), Yustinus Prastowo menilai pemerintah masih melanjutkan perencanaan anggaran yang konservatif, dengan peningkatan target penerimaan negara secara inkremental (berkaca realisasi anggaran tahun ini untuk menetapkan anggaran tahun depan).

"Hal ini tampak dalam RAPBN 2015, belum terlihat adanya upaya yang kuat dari pemerintah untuk mengoptimalisasi sumber pendapatan negara, termasuk mengurangi potensi kebocoran penerimaan," ujarnya dalam konferensi pers RAPBN 2015 di Restoran Pulau Dua, Jakarta, Sabtu (16/8/2014).

Menurut Yustinus, rancangan APBN 2015 masih belum dilindungi oleh sistem integritas demi mencegah terjadinya salah urus, korupsi, dan penyelewengan anggaran lainnya.

Kinerja pemerintah dalam upaya penyediaan pelayanan dasar untuk pendidikan dan kesehatan, serta penanggulangan kemiskinan masih menghadapi tantangan efektifitas. Hal ini dikarenakan dampak APBN dalam mengentaskan kemiskinan ternyata berbiaya tinggi dan fluktuatif.

"Peningkatan alokasi anggaran pada kenyataannya membuat ongkos untuk menurunkan kemiskinan di Indonesia semakin mahal. Dan, pemerintahan baru praktis mewarisi stagnasi upaya penurunan angka kemiskinan, sekaligus peningkatan angka ketimpangan yang drastis," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved