Uang NKRI Diharapkan Tingkatkan Penggunaan Rupiah

Senin, 18 Agustus 2014 - 17:19 WIB
Uang NKRI Diharapkan...
Uang NKRI Diharapkan Tingkatkan Penggunaan Rupiah
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) bersama bersama Kementrian Keuangan mengedarkan uang Rupiah kertas pecahan 100 ribu Tahun Emisi 2014. Peredaran uang ini bertujuan untuk mendorong masyarakat Indonesia meningkatkan penggunaan mata uang Indonesia dibandingkan penggunaan valuta Asing.

Menteri Keuangan Chatib Basri menjelaskan, saat ini lebih banyak penggunaaan valuta asing dibandingkan pengguanaan mata uang Rupiah.

"Menurut saya launching uang NKRI pada 18 Agustus ini memang suatu langkah yang diperlukan. Juga merupakan suatu solusi yang secara khusus dan terancana, untuk mendorong kalangan usaha Indonesia menggunakan mata uang rupiah bukan mata uang asing," ujar Chatib di Gedung BI, Jakarta, Senin (18/8/2014).

Ia juga mengatakan, momentum uang NKRI pecahan 100 ribu menjadikan mata uang Indonesia menjadi pembayaran sah di Indonesia. "Ini juga sebagai momentum bahwa uang NKRI sebagai pembayaran yang sah satunya-satunya di Indonesia kecuali untuk hal-hal yang diperjanjikan di mata uang asing sesuai dengan UU," katanya.

Chatib menambahkan, dengan adanya peluncuran uang NKRI pecahan 100 ribu, kondisi ini akan menambah psikologis yang signifikan dalam menyukai fisik untuk penggunaan mata uang tersebut, sehingga bisa digunakan sampai Sabang dan Merauke.

"Kami sangat percaya bahwa langkah-langkah ini sedikit banyak dapat mempengaruhi psikologis yang signifikan untuk menyukai memegang dan menggunakan rupiah dibandingkan uang asing. Mata uang rupiah harus digunakan, dari Sabang sampe Merauke termasuk yang terkecil," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
45 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
1 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved