Pemerintahan Baru Didesain untuk Menaikkan Harga BBM

Kamis, 21 Agustus 2014 - 10:56 WIB
Pemerintahan Baru Didesain...
Pemerintahan Baru Didesain untuk Menaikkan Harga BBM
A A A
JAKARTA - Meski sudah lama pemerintah mengembar-gemborkan rencana menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun belum ada realisasi nyata sampai saat ini. Dalam RAPBN 2015 yang disampaikan 15 Agustus 2014 lalu mengakatan, bahwa Subsidi energi 2015 mencapai Rp433 triliun lebih.

Menanggapi hal ini, anggota DPR dari fraksi PDI-P Dolfie OFP mengatakan, akan melihat janji Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memberikan ruang fiskal yang luas kepada pemerintahan baru itu yang seperti apa.

"RAPBN 2015 itu janjinya SBY kan memberikan ruang fiskal yang sangat luas kepada pemerintahan yang baru. Bukan ruang fiskal yang cukup lho, tapi yang luas. Setelah dilihat, tenyata enggak ada ruang fiskal untuk pemerintahan baru," ujarnya di gedung MPR DPR Jakarta sebelum rapat paripurna, Kamis (21/8/2014).

Dolfie mengatakan demikian, karena defisit sudah dipakai semuanya oleh pemerintahan SBY, tersisa hanya Rp20 triliun, dan belanja kementerian dan lembaga (K/L) sudah dipakai seluruhnya untuk program SBY yang ada sebanyak 362 program. "Nah, pertanyaannya sekarang, ruang fiskalnya itu ada di mana?" ujar dia.

Dolfie menilai, RAPBN ini didesain oleh pemerintahan SBY agar pemerintahan baru harus menaikkan harga BBM. Di sanalah poinnya.

"Seharusnya ini bisa didapat bukan diperlebar. Karena enggak ada ruang fiskal lagi, belanja K/L sudah habis, defisit sudah dipakai seluruhnya. Ini memang desain untuk pemerintahan baru supaya menaikkan harga BBM," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Hendri Saparini menilai, dengan memberikan Rp433 triliun untuk subsidi BBM, artinya pemerintah tidak melakukan apapun.

"Kalau dari isi nota keuangan, dengan memberikan angka segitu, artinya kan pemerintah tidak bergerak apa-apa tanpa harus menyentuh kebijakan. Apakah melanjutkan, membatasi atau suplai," ujarnya, kemarin.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sejarah Harga Pertalite...
Sejarah Harga Pertalite dari Tahun 2015 hingga 2023, Pernah Rp6.900 per Liter
Mantap, Subsidi BBM...
Mantap, Subsidi BBM dan Listrik Diperpanjang hingga 2021
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Naik Mulai Maret 2026, Ini Daftar Terbarunya
3 Jenis BBM Pertamina...
3 Jenis BBM Pertamina Naik, Intip Perbandingan Harga dengan Shell, Vivo dan BP
BBM Nonsubsidi Naik...
BBM Nonsubsidi Naik Drastis per 18 April 2026, Mobil Premium dan Pajero-Fortuner Paling Boncos!
Pemanfaatan BBM Subsidi...
Pemanfaatan BBM Subsidi Selama Ini Dinilai Salahi Prinsip Keadilan
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
9 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
51 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved