IHSG Berpeluang Menguji Target 5.390
Senin, 25 Agustus 2014 - 08:43 WIB
IHSG Berpeluang Menguji Target 5.390
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan masih bergerak variatif dengan kecenderungan menguat dan berpeluang mencoba menguji target 5.390/5.400.
Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. IHSG bergerak mixed to down. Jangka pendek indeks membentuk flag pattern. Pola tersebut menginformasikan continuation pattern.
"Hari ini IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat coba menguji target teoritis flag pattern di level 5.390/5.400," kata dia, Senin (25/8/2014).
Dia memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran support 5.182 dan resistance 5.219. Sementara sentimen dari Amerika kurang mendukung.
Pasar saham Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu ditutup melemah menjelang rilis kebijakan baru The Fed. Pelemahan dialami indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,22% dan indeks S&P500 sebesar 0,20%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh komentar Gubernur The Fed Janet Yellen. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,24%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah 0,17%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif (mixed). Harga minyak mentah WTI turun 0,64% ke level USD93,65 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,47% ke posisi USD1.278,70 per ons.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti proses pembentukan kabinet Jokowi dan evolusi dukungan politik. Kedua hal itu akan menjadi kunci utama bagi sebuah pemerintahan yang efektif dalam mendorong reformasi struktural.
Di sisi lain, kami meyakini defisit neraca berjalan (CAD) akan melunak sepanjang semester II/2014 mencapai 3,1% terhadap GDP 2014, yang diikuti oleh kondisi politik yang stabil, sehingga memudahkan pemerintahan baru untuk mendorong reformasi struktural.
Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. IHSG bergerak mixed to down. Jangka pendek indeks membentuk flag pattern. Pola tersebut menginformasikan continuation pattern.
"Hari ini IHSG masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat coba menguji target teoritis flag pattern di level 5.390/5.400," kata dia, Senin (25/8/2014).
Dia memprediksi, IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran support 5.182 dan resistance 5.219. Sementara sentimen dari Amerika kurang mendukung.
Pasar saham Amerika Serikat (AS) akhir pekan lalu ditutup melemah menjelang rilis kebijakan baru The Fed. Pelemahan dialami indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,22% dan indeks S&P500 sebesar 0,20%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh komentar Gubernur The Fed Janet Yellen. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar 0,24%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah 0,17%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak variatif (mixed). Harga minyak mentah WTI turun 0,64% ke level USD93,65 per barel. Sedangkan harga emas Comex menguat 0,47% ke posisi USD1.278,70 per ons.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menanti proses pembentukan kabinet Jokowi dan evolusi dukungan politik. Kedua hal itu akan menjadi kunci utama bagi sebuah pemerintahan yang efektif dalam mendorong reformasi struktural.
Di sisi lain, kami meyakini defisit neraca berjalan (CAD) akan melunak sepanjang semester II/2014 mencapai 3,1% terhadap GDP 2014, yang diikuti oleh kondisi politik yang stabil, sehingga memudahkan pemerintahan baru untuk mendorong reformasi struktural.
(rna)
Lihat Juga :