IHSG Masih Berpeluang Menguji Target Teoritis

Selasa, 26 Agustus 2014 - 08:44 WIB
IHSG Masih Berpeluang...
IHSG Masih Berpeluang Menguji Target Teoritis
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua pekan ini diperkirakan akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah dan berpeluang menguji target teoritis di level 5.390/5.400.

Analis Teknikal Mandiri Sekuritas Ayyi Achmad Hidayah mengungkapkan, jika IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks bergerak mixed to down menyentuh resistance terdekat di 5.182. Jangka pendek indeks membentuk flag pattern. Pola tersebut menginformasikan continuation pattern.

"Hari ini Indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat coba menguji target teoritis flag pattern di level 5.390/5.400," kata dia, Selasa (26/8/2014).

Dia memprediksi, IHSG akan bergerak pada kisaran support 5.174 dan resistance 5.197. Sementara sentimen bursa dari Amerika Serikat (AS) bergerak positif.

Pasar saham AS ditutup berbalik menguat, seiring mengemukanya rencana pengurangan stimulus oleh The Fed. Penguatan itu diapresiasi dengan kenaikan indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar 0,44% dan indeks S&P500 sebesar 0,48%.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh isu stimulus di AS dan Eropa. Koreksi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 Jepang sebesar 0,06%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menguat 0,45%.

Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas bergerak mixed. Harga minyak mentah WTI naik 0,15% ke level USD93,49 per barel. Sedangkan harga emas Comex terkoreksi 0,16% ke posisi USD1.275,50 per ons.

Dari dalam negeri, masyarakat dicemaskan dengan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yang sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Demi mengatasi hal tersebut, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengusulkan kenaikan BBM bersubsidi jenis premium dari Rp6.500 menjadi Rp10.000 per liter.

Namun pada pelaksanaannya, BPH Migas harus menunggu pembicaraan pemerintahan saat ini dan pemerintahan baru. Selain itu, pelaku pasar menantikan hasil pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan presiden terpilih Joko Widodo yang sedianya akan dilaksanakan di Bali pada 27–28 Agustus 2014.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Seharian Menghijau,...
Seharian Menghijau, IHSG Ditutup Melesat ke Level 6.100
Melempem, IHSG Pagi...
Melempem, IHSG Pagi Ini Dibuka Turun ke Level 6.074
IHSG Tembus Level 6.200,...
IHSG Tembus Level 6.200, Ini Dia 10 Saham Top Gainers
254 Saham Menguat, IHSG...
254 Saham Menguat, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.072
IHSG Diprediksi Masih...
IHSG Diprediksi Masih Lunglai, Saham-saham Ini Layak Dicermati
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi...
Akhir Pekan, IHSG Diprediksi Menguat Terbatas
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Waktu...
Tips MotionTrade: Waktu yang Tepat untuk Menjual Reksa Dana
12 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah usai Gubernur BI Mundur
2 jam yang lalu
Terungkap! Ini Alasan...
Terungkap! Ini Alasan Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI
2 jam yang lalu
Feel Good Network Bangun...
Feel Good Network Bangun Ekosistem Kreatif Asia Tenggara melalui Innercircle dan BRICKS
2 jam yang lalu
Profil dan Harta Kekayaan...
Profil dan Harta Kekayaan Perry Warjiyo yang Mundur dari Gubernur BI
2 jam yang lalu
Perry Warjiyo Mundur,...
Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Jabat Plt Gubernur BI
3 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved