Lemahnya Rupiah Karena Normalisasi Ekonomi AS

Rabu, 27 Agustus 2014 - 14:48 WIB
Lemahnya Rupiah Karena...
Lemahnya Rupiah Karena Normalisasi Ekonomi AS
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Chatib Basri menjelaskan, mengenai rupiah yang melemah saat ini karena menguatnya indeks dolar Amerika Serikat (AS) akibat normalisasi ekonomi negara Adidaya tersebut.

"Hasil cenderungannya terlihat bahwa kemungkinan terjadinya normalisasi di Amerika. Ini ternyata lebih cepat dari yang diperkirakan. Ini isu yang menurut saya, harus lebih serius untuk diperhatikan," ujarnya di gedung DPR Jakarta, Rabu (27/8/2014).

Mengenai dampak yang akan terjadi untuk Indonesia, menurut dia, adalah jika normalisasi terjadi. Sementara yang harus dilakukan dan dijaga adalah bagaimaan pasar keuangan tidak terguncanag di 2015.

"Caranya dengan kita melakukan diversifikasi pasar, terkait source financing, supaya nanti pembiayaan APBNP 2015 aman," ujarnya.

Menurut Chatib, itu langkah utama yang harus dilakukan kalau AS melakukan normalisai dengan rate yang tinggi. "Dan saya kira, pasti seluruh emerging market akan mendapat tekanan dari kondisi tersebut, termasuk Indonesia," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
37 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
2 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
2 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
3 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
4 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved