Laba Bersih Adaro Semester I Turun 31%

Kamis, 28 Agustus 2014 - 11:36 WIB
Laba Bersih Adaro Semester...
Laba Bersih Adaro Semester I Turun 31%
A A A
JAKARTA - PT Adaro Energy Tbk (ADRO) pada semester I tahun ini mencatat penurunan laba bersih sebesar 31% menajdi USD172 juta dibanding periode yang sama tahun lalu senilai USD249 juta.

Dalam keterangan yang dipublikasikan perseroan dijelaskan bahwa lebih rendahnya laba bersih perseroan pada paruh pertama tahun ini lantaran keuntungan dari akuisisi Balangan dimasukkan dalam laporan keuangan semester I/2013.

Sementara pendapatan usaha perseroan naik tipis 7% menjadi USD1,69 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,58 miliar didukung naiknya volume penjualan sebesar 13% menjadi 28,2 juta ton dari 25 juta ton, meski harga jual rata-rata turun 5% karena berada dalam tekanan.

Kendati laba bersih menurun, Presiden Direktur Adaro Garibaldi Thohir meyakini bahwa fundamental jangka panjang untuk batu bara tetap utuh dan ketika pasar menemukan titik keseimbangan, harga batu bara akan membaik dan akan memberi imbas positif bagi perusahaan.

"Likuiditas yang kuat membuat kami lebih fleksibel menghadapi tekanan pasar saat ini. Strategi kami tidak berubah dan terus fokus memberikan pasokan kepada pelanggan kami, memperbaiki efisiensi dan memperkuat struktur permodalan," kata dia.

Adapun likuiditas Adaro tetap kuat dengan akses kas dan total fasilitas pinjaman jangka panjang yang belum digunakan sebsar USD1 miliar, sehingga Garibaldi optimistis, perusahaan mampu menghadapi siklus yang menurun.

Struktur modal perusahaan meningkat dengan berkurangnya total utang berbunga sebesar 4% dan meningkatnya posisi kas sebesar 68% menjadi USD938 juta.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boy Thohir Menjaga Performa...
Boy Thohir Menjaga Performa Bisnis Adaro di Tengah Pandemi
6 Jurusan Kuliah yang...
6 Jurusan Kuliah yang Dibutuhkan PT Adaro Minerals, Perusahaan dengan Saham Tercuan 2022
Adaro Optimistis Permintaan...
Adaro Optimistis Permintaan Batu Bara Meningkat hingga Akhir Tahun
1.000 Konsentrator Oksigen,...
1.000 Konsentrator Oksigen, Dukungan Adaro untuk Penanganan Covid-19
Boy Thohir dan Keluarganya...
Boy Thohir dan Keluarganya Borong 7,3 Juta Lembar Saham AADI
Waduh, Usai RUPST Akun...
Waduh, Usai RUPST Akun Instagram Adaro Energy Lenyap! Nyaris Seminggu Tak Bisa Diakses
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
8 menit yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
22 menit yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
23 menit yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
36 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
49 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Jadi Jantung Ekonomi...
Jadi Jantung Ekonomi RI, Jumlah Kelas Menengah Turun Drastis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved