Rupiah Berakhir di Level Rp11.690/USD

Jum'at, 29 Agustus 2014 - 16:27 WIB
Rupiah Berakhir di Level...
Rupiah Berakhir di Level Rp11.690/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini bergerak terbatas seiring negatifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.690 per USD. Posisi ini terapresiasi 11 poin dibanding penutupan Kamis (28/8/2014) di level Rp11.701 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.715 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.688 per USD dan terlemah di level Rp11.727 per USD.

Sementara data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini ditutup pada level Rp11.706 per USD. Posisi ini terkoreksi 2 poin dibanding posisi hari sebelumnya di level Rp11.704 per USD.

Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.703 per USD, dengan kisaran harian Rp11.703-Rp11.755 per USD. Posisi ini juga melemah 2 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp11.701 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.717 per USD. Posisi ini melemah 35 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp11.682 per USD.

Sementara IHSG hari ini berakhir di zona merah karena ditekan aksi jual investor. IHSG anjlok 47,62 poin atau 0,92% ke level 5.136,86.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,08 triliun dengan 4,96 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing menjadi Rp466,18 miliar. Tercatat 148 saham naik, 173 saham melemah dan 90 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
24 menit yang lalu
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
54 menit yang lalu
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
1 jam yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
2 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
3 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
6 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved