BI Izinkan Pinjaman Luar Negeri Bank Rp56,1 Triliun

Jum'at, 29 Agustus 2014 - 16:54 WIB
BI Izinkan Pinjaman...
BI Izinkan Pinjaman Luar Negeri Bank Rp56,1 Triliun
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan izin bagi pinjaman luar negeri bank sebesar USD4,8 miliar atau senilai Rp56,1 triliun. Artinya, tersisa USD1,2 miliar dari USD6 miliar yang masih menunggu izin BI.

"Sampai Juni itu sudah USD4 miliar. Nah, sekarang sudah nambah lagi sekitar USD800 juta," ujar Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah di Jakarta, Jumat (29/8/2014).

Seperti diketahui, perbankan tahun ini mencantumkan rencana utang luar negeri (ULN) sebesar USD6 miliar. Pinjaman luar negeri merupakan salah satu sumber likuiditas bagi perbankan selain dari dana pihak ketiga (DPK) maupun surat utang.

Utang luar negeri sektor keuangan pada Juni 2014 tercatat telah mencapai USD42,6 miliar atau 27,8% dari total utang luar negeri swasta. Utang sektor keuangan itu tumbuh 7,9% dibanding kuartal I tahun ini.

Pada sektor swasta, posisi ULN pada akhir Juni 2014 terutama terpusat pada sektor keuangan, industri pengolahan, dan pertambangan.

Posisi ULN ketiga sektor tersebut masing-masing sebesar USD42,6 miliar atau 27,8% dari total ULN swasta, USD30,9 miliar yang mencapai 20,2% dari total ULN swasta, dan USD27,2 miliar atau 17,8% dari total ULN swasta. Bila dibanding kuartal I/2014, posisi ULN ketiga sektor tersebut masing-masing tumbuh 7,9%, 3,2%, dan 6,7%.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
11 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved