Nasib Newmont di Tangan Freeport

Selasa, 02 September 2014 - 19:50 WIB
Nasib Newmont di Tangan...
Nasib Newmont di Tangan Freeport
A A A
JAKARTA - Hubungan kerja antara pemerintah Indonesia dengan PT Newmont Nusa Tenggara (NTT) kembali 'mesra' pasca dicabutnya gugatan arbitrase internasional yang dilakukan NNT terhadap UU Minerba Indonesia. Pemerintah dan Newmont telah menyepakati beberapa poin tertentu meski belum ada persetujuan sampai dengan saat ini.

Direktur Jenderal (Dirjen) Minerba Kementerian ESDM, Sukhyar mengatakan, pihaknya telah menyepakati komitmen yang dimiliki Newmont. Newmont akan mengolah konsentrat mereka. Namun demikian, mereka akan menggunakan smelter milik PT Freeport Indonesia.

Menurut Sukhyar, nasib Newmont sanggat bergantung dengan Freeport. "Pemurnian kan sudah lama ya, mereka bilang mau melakukan suplai ke smelter Freeport. Jumlahnya itu sekitar 600 ribu ton konsentrat per tahun. Jadi mereka pasok ke smelter Freeport. Dan antara Freeport dengan Newmont ada MoU," ucap Sukhyar di Jakarta, Selasa (2/9/2014).

Meskipun dimikian, Sukhyar tetap menagih komitmen Newmont yang dengan ini adalah komitmen dalam membangun smelter. Newmont juga harus tetap membayar Bea Keluar sesuai progress smelter Freeport. Tidak tanggung-tanggung, Sukhyar menyebut bahwa nasib Newmont saat ini berada di tangan Freeport.

"Ada sisa jarak ya, smelter Freeport masih belum optimal diisi oleh Newmont. Mereka siap membayarkan uang jaminan sebesar USD25 juta. Mereka juga bisa cairkan penuh tergantung progres smelter Freeport. Newmont sangat diikat Freeport. Jika Freeport kinerjanya buruk kenalah si Newmont," tegasnya.

Pembayaran Bea Keluar Newmont saat ini juga sangat tergantung dengan Freeport. Newmont akan mengikuti mengenai seberapa besar Bea Keluar ekspor konsentrat yang dibayar Freeport.

"Bea keluar oke lah, kalau sekarang Freeport 7,5% bayar dia (Newmont) bayar 7,5%. Kalau 5% kena 5%. Soalnya itu pakai smelter Freeport," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan M7,5...
Gempa Berkekuatan M7,5 Guncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur
Freeport Bisa Lega,...
Freeport Bisa Lega, Permendag Ekspor Konsentrat Rampung Pekan Ini
Gempa M3,6 Guncang Lembata...
Gempa M3,6 Guncang Lembata Nusa Tenggara Timur
Gempa M5,8 Guncang Bima...
Gempa M5,8 Guncang Bima Nusa Tenggara Barat
Peduli Bencana NTT,...
Peduli Bencana NTT, Anies Posting Nomor Rekening Sejumlah Lembaga Kemanusiaan Pengumpul Donasi
Tambah Kapasitas Konsentrat,...
Tambah Kapasitas Konsentrat, Amman Mineral Anggarkan Rp23 Triliun
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved