Pelabuhan Cilamaya Tunggu Keputusan Menko Perekonomian

Rabu, 03 September 2014 - 15:54 WIB
Pelabuhan Cilamaya Tunggu...
Pelabuhan Cilamaya Tunggu Keputusan Menko Perekonomian
A A A
JAKARTA - Pembangunan pelabuhan baru di Cilamaya, Karawang, Jawa Barat mendapat kritikan dari PT Pelindo II. Namun, Kementerian Perhubungan tetap akan melanjutkan pembangunan tersebut. Pasalnya, pelabuhan baru ini dibangun untuk mengurangi kepadatan di Tanjung Priok.

Menteri Perhubungan, EE Mangindaan mengaku proses studi kelayakan (feasibility study/FS) sempat terhenti karena di sekitar lokasi terdapat jaringan pipa gas milik Pertamina.

Karena itu, pihaknya memiliki dua opsi yakni menggeser lokasi Pertamina agak ke timur atau menggeser pipa jaringan milik Pertamina.

"Yang memutuskan itu semua nanti Menteri Perekonomian. Beliau yang akan menentukan lokasinya, jadi kita tunggu saja," ujar Mangindaan di JCC, Jakarta, Rabu (3/9/2014).

Menurut dia, sebaiknya proyek senilai Rp34,5 triliun ini tetap berjalan sebagaimana mestinya dan dipantau oleh pemerintahan yang baru. Sebab, melihat kondisi Pelabuhan Tanjung Priok yang sangat padat harus dibangun baru.

"Pemerintahan lama dan baru itu tidak berbeda, yang penting kita sudah buka jalan, dan sebaiknya dilanjutkan karena sudah sangat tertahan," terangnya.

Dia mengungkapkan, Pertamina sudah melaporkan dan melayangkan surat agar jaringan pipa gas tidak dipindahkan. Untuk itu, dilakukan proses audit independen atas studi kelayakan tersebut.

"Cilamaya kan sepaket dengan pelabuhan Tanjung Priok, jadi tidak mungkin jika Tanjung Priok sepi," ucap Mangindaan.

Sebagai informasi, pembangunan proyek pelabuhan baru Cilamaya dilakukan dalam dua tahap.

Pertama, pembangunan terminal peti kemas dengan kapasitas 3,75 juta TEUs, car terminal dengan kapasitas 1.030.000 CBU, dermaga kapal negara, dermaga untuk bahan bakar, terminal Ro Ro dan alir pelayaran dengan kedalaman -17 M Lws.

Tahap kedua, pembangunan peti kemas dengan kapasitas 3,75 juta TEUs dengan total biaya Rp10,6 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Baru Diresmikan, Operasional...
Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Kuasa Politik di Balik...
Kuasa Politik di Balik Proyek Pelabuhan Patimban
Pelabuhan Internasional...
Pelabuhan Internasional Patimban Dijadwalkan Akan Diresmikan Jokowi Hari Ini
Alur Masuk Barang Kawasan...
Alur Masuk Barang Kawasan Pelabuhan Kini Miliki Aturan Baru
SPSL Perkuat Standar...
SPSL Perkuat Standar Keselamatan di Lingkungan Operasional Pelabuhan
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Perkuat Budaya K3L di Layanan Pelabuhan
Berita Terkini
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
14 menit yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
3 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
4 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
5 jam yang lalu
Infografis
Israel Hadapi Skenario...
Israel Hadapi Skenario Mengerikan Jika Pelabuhan Haifa Dirudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved