Kemenhub Kehilangan Hak Tolak Kenaikan Tarif CHC

Rabu, 03 September 2014 - 17:16 WIB
Kemenhub Kehilangan...
Kemenhub Kehilangan Hak Tolak Kenaikan Tarif CHC
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II RJ Lino mengatakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah kehilangan haknya untuk menaikkan tarif container handling charge (CHC) sebesar 10%.

Sebab, permintaan untuk menaikkan tarif CHC tersebut telah diajukan sejak April 2014 lalu. Proses yang berlarut-larut dan tertunda hingga lebih dari satu bulan ini pun menjadikan bisnis terhadap angkutan barang menjadi tersendat.

"Usulan CHC saya ke Menhub, kalau satu bulan tidak setuju, itu artinya dia setuju. Sekarang sudah satu bulan lebih, jadi sebenarnya saya bisa bilang, Menhub kehilangan haknya untuk nolak (kenaikan CHC), karena dia sudah setuju," ucap dia di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Rabu (3/9/2014).

Lebih lanjut dia menjelaskan, saat ini waktu tunggu (dweeling time) di Pelabuhan Tanjung Priok akan diturunkan dari yang sebelumnya enam hari menjadi empat hari.

"Tetapi masalahnya dweeling time ini ada yang tiga bulan, ada yang dua tahun. Akibatnya, pabrik-pabrik yang buat inventory days-nya (biaya penyimpanan barang di pelabuhan) keadaan normal dua minggu, tak berani mereka membuat 45 hari. Jadi ada extra 1 bulan inventory days. Itu menjadi cost lebih," tambahnya.

Padahal, sambung dia, sebagian besar biaya logistik tergantung pada biaya penyimpanan barang di pelabuhan (inventory). Inventory ini sendiri berkaitan langsung dengan regulasi. "Jadi, perizinan dan proses dari pemerintah inilah yang harus dirombak," tuturnya.

Bahkan dia mengklaim jika Pelabuhan Tanjung Priok macet, itu bukan karena pelabuhan, tetapi karena perdagangan dan bea cukai yang sulit dan berbelit.

"Semua orang sudah tahu. Dwelling time yang lama bukan karena kita (Pelni). Karena untuk kita, 1 hari makin baik makin banyak volumenya. Lama-lama di pelabuhan, saya tak senang kalau seperti ini," pungkas Lino.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelindo Regional 2 Sukses...
Pelindo Regional 2 Sukses Layani 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Pelindo II Tunda IPO...
Pelindo II Tunda IPO dan Akuisisi Pelabuhan Asing
Erick Thohir Rombak...
Erick Thohir Rombak Direksi Pelindo I hingga IV, Ada Apa?
Banyak SDM Kurang Tahan...
Banyak SDM Kurang Tahan Tekanan di Dunia Kerja, Ini Penyebabnya
Bos Pelindo II Blak-blakan...
Bos Pelindo II Blak-blakan Soal Merger, Bakal Banyak PHK?
Berita Terkini
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
1 jam yang lalu
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
1 jam yang lalu
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
2 jam yang lalu
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
2 jam yang lalu
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
2 jam yang lalu
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
3 jam yang lalu
Infografis
Diskon Tarif Tol Lebaran...
Diskon Tarif Tol Lebaran 2026 Sampai 30%, Cek Tanggal Berlakunya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved