Pembebasan Lahan Tol Manado-Bitung Baru 15,5 Km

Sabtu, 06 September 2014 - 17:34 WIB
Pembebasan Lahan Tol...
Pembebasan Lahan Tol Manado-Bitung Baru 15,5 Km
A A A
MANADO - Penantian panjang masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) akan kehadiran jalan tol penghubung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Manado-Bitung, mulai terlihat titik terang.

Namun, menurut ekonom dari Universitas Sam Ratulangi Ellen Pakasi, jika keinginan pemerintah tahun ini rampung itu hebat. Pasalnya sejak awal pembebasan lahan 2011 hingga kini, baru rampung 15,5 kilometer (km) dari 39 km.

"Sementara tahun ini, sisanya (yang belum terbebas) 23,5 km ditargetkan selesai. Mudah-mudahan saja, sesuai target," ungkapnya, Sabtu (6/9/2014).

Meski demikian, CEO Management Board of Manado-Bitung Integrated Economic Development Zone (IEDZ) Noldy Tuerah mengatakan, setiap Jumat pihaknya terus melakukan evaluasi sisa pembebasan lahan bersama pemilik tanah.

Menurutnya, tahun ini harus selesai, anggaran ada dan cukup memadai. "Pembebasan lahan antara Manado dan Airmadidi, Minahasa Utara sudah selesai. Bitung ke Airmadidi baru 2 km. Total keseluruhan pembebasan lahan mencapai 15,5 km," jelasnya.

Jika pembesan lahan selesai sesuai target tahun ini. Maka 1 Januari 2015 mulai dilakukan pembangunan fisik infrastruktur.

Asumsi pembebasan lahan dan dokumen secara keseluruhan, sudah memakan waktu tiga tahun lebih. Ini sudah lewat dari perencanaan.

Jalan Tol Manado Bitung terbagi dua, yakni seksi I Manado-Minut, seksi II Bitung-Minut. Dalam aturan, asumsi pembebasan lahan memakan waktu 523 hari.

"Artinya sudah lewat dari perencanaan, namun sesuai keputusan pemerintah tahun ini harus selesai sisa pembebasan lahan, dan itu menjadi pekerjaan keras kami," ujarnya.

Pembangunan fisik infrastruktur, kata dia, sebenarnya sudah keluar pada 2012. Namun terjadi perubahan pada 1 Januari 2015.

Untuk nilai investasinya pun dibagi. Sebesar 39% dari 40% investasinya pemerintah dan sisanya swasta pemenang tender.

"Yang pasti diusahakan semuanya tuntas, dan masyarakat Sulut segera menikmati jalan tol," ungkapnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
39 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved