IHSG Diprediksi Melaju pada Kisaran 5.150-5.247
Minggu, 07 September 2014 - 18:38 WIB
IHSG Diprediksi Melaju pada Kisaran 5.150-5.247
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan depan diprediksi menunggu data ekonomi pada pekan depan dan diharapkan rilis data tersebut dapat menahan potensi pelemahan.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.150-5.195 dan resisten pada kisaran 5.228-5.247.
Menurut dia, IHSG membentuk pola menyerupai morning star kembali mendekati upper bollinger bands. MACD gagal membentuk death cross dengan histogram positif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic berbalik naik.
IHSG pada perdagangan akhir pekan ini mampu bertahan di atas target kisaran support 5.120-5.127 dan juga mampu melewati target resisten 5.180-5.224. Penguatan yang terjadi membuat IHSG bertahan di sekitar area overbought, sehingga belum menghilangkan potensi profit taking.
"Namun demikian, diharapkan rilis data-data di pekan depan dapat memberikan respon positif, sehingga dapat menahan potensi pelemahan," kata dia, Minggu (7/9/2014).
Adapun sejumlah data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen, antara lain retail sales & interest rate decision Indonesia; ANX job advertisement, westpac consumer confidence, & unemployment rate Australia.
Selain itu, balance of trade, expotrs, imports, new yuan loans, PPI, inflation rate China; bank lending yoy, GDP growth rate rate, current account, BoJ monetary policy minutes, machinery orders, foreign bond & stocks investment Jepang; balance of trade, HSBC manufacturing PMI, inflation rate, & unemployment rate Korea Selatan.
Ada juga, Halifax house price MoM, industrial production, manufacturing production, & balance of trade Inggris; balance of trade & inflation rate Jerman; balance of trade, industrial production, & inflation rate Prancis; markit manufacturing PMI, PPI, markit comp. PMI, markit services PMI, GDP, & retail sales zona Eropa.
Di samping itu, markit manufacturing PMI, markit services PMI, & inflation rate Italia; industrial production Spanyol; chain store sales, redbook, MBA mortgage applications, wholesale inventories, & initial jobless claims AS; dan lain-lainnya.
Sementara beberapa saham yang dapat diperhatikan, diantaranya PT First Media Tbk (KBLV), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Tbk (TOTL), PT Tbk (DGIK), PT Erajaya Swasembeada Tbk (ERAA), PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada memperkirakan, IHSG akan berada pada rentang support 5.150-5.195 dan resisten pada kisaran 5.228-5.247.
Menurut dia, IHSG membentuk pola menyerupai morning star kembali mendekati upper bollinger bands. MACD gagal membentuk death cross dengan histogram positif yang mendatar. RSI, William's %R, dan Stochastic berbalik naik.
IHSG pada perdagangan akhir pekan ini mampu bertahan di atas target kisaran support 5.120-5.127 dan juga mampu melewati target resisten 5.180-5.224. Penguatan yang terjadi membuat IHSG bertahan di sekitar area overbought, sehingga belum menghilangkan potensi profit taking.
"Namun demikian, diharapkan rilis data-data di pekan depan dapat memberikan respon positif, sehingga dapat menahan potensi pelemahan," kata dia, Minggu (7/9/2014).
Adapun sejumlah data ekonomi yang akan menjadi perhatian sentimen, antara lain retail sales & interest rate decision Indonesia; ANX job advertisement, westpac consumer confidence, & unemployment rate Australia.
Selain itu, balance of trade, expotrs, imports, new yuan loans, PPI, inflation rate China; bank lending yoy, GDP growth rate rate, current account, BoJ monetary policy minutes, machinery orders, foreign bond & stocks investment Jepang; balance of trade, HSBC manufacturing PMI, inflation rate, & unemployment rate Korea Selatan.
Ada juga, Halifax house price MoM, industrial production, manufacturing production, & balance of trade Inggris; balance of trade & inflation rate Jerman; balance of trade, industrial production, & inflation rate Prancis; markit manufacturing PMI, PPI, markit comp. PMI, markit services PMI, GDP, & retail sales zona Eropa.
Di samping itu, markit manufacturing PMI, markit services PMI, & inflation rate Italia; industrial production Spanyol; chain store sales, redbook, MBA mortgage applications, wholesale inventories, & initial jobless claims AS; dan lain-lainnya.
Sementara beberapa saham yang dapat diperhatikan, diantaranya PT First Media Tbk (KBLV), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Tbk (TOTL), PT Tbk (DGIK), PT Erajaya Swasembeada Tbk (ERAA), PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), PT Intiland Development Tbk (DILD), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE).
(rna)
Lihat Juga :