Rupiah Awal Pekan Dibuka Terapresiasi
Senin, 08 September 2014 - 10:05 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka Terapresiasi
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini dibuka menguat seiring relinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp11.735 per USD. Posisi ini menguat 24 poin dibanding penutupan Jumat (5/9/2014) di level Rp11.759 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.722 per USD. Posisi ini menguat 48 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp11.770 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.755 per USD. Posisi ini terapresiasi 15 poin dibanding posisi akhir pekan lalu di level Rp11.770 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.755 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan sebelumnya di level Rp11.756 per USD.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, melemahnya sektor ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) membuat pelaku pasar cenderung melepas USD, sehingga laju USD melemah setelah beberapa hari sebelumnya mengalami kenaikan.
"Dengan pelemahan tersebut, laju rupiah pun memanfaatkan momen untuk bergerak naik," kata dia, Senin (8/9/2014).
Dia menuturkan, pelaku pasar menilai jika sektor ketenagakerjaan AS belum sepenuhnya stabil maka The Fed belum tentu akan menaikan Fed rate dalam waktu dekat.
Meski laju mata uang emerging market, termasuk rupiah sempat melemah terimbas penurunan euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk memangkas ECB rate, namun dengan laju USD yang juga melemah maka tidak membuat pelaku pasar terlalu bereaksi terhadap keputusan ECB tersebut.
"Rupiah diperkirakan masih akan terbatas kenaikannya dan cenderung melemah jika tidak ada sentimen positif," prediksi dia.
Sementara IHSG pagi ini dibuka melanjutkan kenaikan akhir pekan lalu didukung aksi beli investor asing. IHSG menguat 23,90 poin atau 0,46% ke level 5.241,23.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp116 miliar dengan 74 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp33,95 miliar. Tercatat 102 saham naik, 11 saham melemah dan 41 saham stagnan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp11.735 per USD. Posisi ini menguat 24 poin dibanding penutupan Jumat (5/9/2014) di level Rp11.759 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.722 per USD. Posisi ini menguat 48 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp11.770 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.755 per USD. Posisi ini terapresiasi 15 poin dibanding posisi akhir pekan lalu di level Rp11.770 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini pada level Rp11.755 per USD. Posisi ini mendatar dengan penutupan sebelumnya di level Rp11.756 per USD.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, melemahnya sektor ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) membuat pelaku pasar cenderung melepas USD, sehingga laju USD melemah setelah beberapa hari sebelumnya mengalami kenaikan.
"Dengan pelemahan tersebut, laju rupiah pun memanfaatkan momen untuk bergerak naik," kata dia, Senin (8/9/2014).
Dia menuturkan, pelaku pasar menilai jika sektor ketenagakerjaan AS belum sepenuhnya stabil maka The Fed belum tentu akan menaikan Fed rate dalam waktu dekat.
Meski laju mata uang emerging market, termasuk rupiah sempat melemah terimbas penurunan euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk memangkas ECB rate, namun dengan laju USD yang juga melemah maka tidak membuat pelaku pasar terlalu bereaksi terhadap keputusan ECB tersebut.
"Rupiah diperkirakan masih akan terbatas kenaikannya dan cenderung melemah jika tidak ada sentimen positif," prediksi dia.
Sementara IHSG pagi ini dibuka melanjutkan kenaikan akhir pekan lalu didukung aksi beli investor asing. IHSG menguat 23,90 poin atau 0,46% ke level 5.241,23.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp116 miliar dengan 74 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp33,95 miliar. Tercatat 102 saham naik, 11 saham melemah dan 41 saham stagnan.
(rna)