Sukses dan Sejahtera Jangan Diukur dari Materi

Senin, 08 September 2014 - 14:07 WIB
Sukses dan Sejahtera...
Sukses dan Sejahtera Jangan Diukur dari Materi
A A A
JAKARTA - Salah satu peserta seleksi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Muhammad Asdar yang juga dosen Universitas Hassanudin Makassar mengatakan, kesuksesan dan kesejahteraan seseorang jangan diukur dari materi.

"Sekarang ini ukuran kesejahteraan kita kapitalis, sejahtera menurut Pancasila bukan harta. Tapi seperti anda ini, media bekerja untuk menyampaikan info ke masyarakat. Artinya seberapa bisa kita sukses mengerjakan profesi kita. Bukan banyak mobil kita, berapa harta kita," ujarnya usai fit and proper test calon Anggota BPK RI periode 2014-2019 dengan Komisi XI di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (8/9/2014).

Menurutnya, jika nilai ini semakin berkembang, maka masyarakat akan memahami bahwa kesejahteraan seharusnya jauh dari kesan materi.

"Seperti saya, seorang dosen yang mengandalkan gaji, kalau kita mengandalkan gaji saja, kapan kita punya Kijang? Sukses kita kan bukan kijang yang kita punya, tapi berapa mahasiswa kita yang bisa mengikuti pelajaran kita," katannya.

Jadi, orang-orang tersebut akan mencari rezeki dengan cara tidak halal jika memetingkan kesejahteraan dari segi materi.

"Seperti itu seharusnya ditanya, apa karyamu, apa kerjamu. Seperti tentara misalnya, dia kan membela bangsa dan negara, taruhannya nyawa. Jadi ukuran suksesnya tentara bukan diukur dri rumah mewahnya, diukur dari seberapa besar peran dia dalam membela bangsa," pungkas Asdar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
Gantikan Wahyu Priyono,...
Gantikan Wahyu Priyono, Paula Henry Resmi Nahkodai BPK Sulsel
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved