Rupiah Ditutup Menguat ke Rp11.726/USD
Senin, 08 September 2014 - 16:23 WIB
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp11.726/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini ditutup terapresiasi sejalan menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.726 per USD. Posisi ini menguat 33 poin dibanding penutupan Jumat (5/9/2014) di level Rp11.759 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.735 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.709 per USD dan terlemah di level Rp11.739 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini juga ditutup pada level Rp11.726 per USD, dengan kisaran harian Rp11.690-Rp11.770 per USD. Posisi ini membaik 30 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.756 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.710 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 60 poin dibanding posisi akhir pekan lalu di level Rp11.770 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.722 per USD. Posisi ini menguat 48 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp11.770 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya rupiah hari ini didukung positifnya IHSG dan berkurangnya tekanan USD pasca rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS).
"Menguatnya IHSG mencerminkan masih tingginya risk appetite dari pelaku pasar yang disertai aliran dana asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia, yang menjadi sentimen positif bagi rupiah seiring berkurangnya tekanan USD pasca memburuknya data ketenagakerjaan AS," kata dia, Senin (8/9/2014).
Sementara IHSG hari ini berhasil melanjutkan kenaikan akhir pekan lalu. IHSG melesat 29,15 poin atau 0,56% ke level 5.246,48.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.726 per USD. Posisi ini menguat 33 poin dibanding penutupan Jumat (5/9/2014) di level Rp11.759 per USD.
Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.735 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.709 per USD dan terlemah di level Rp11.739 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini juga ditutup pada level Rp11.726 per USD, dengan kisaran harian Rp11.690-Rp11.770 per USD. Posisi ini membaik 30 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.756 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.710 per USD. Posisi tersebut terapresiasi 60 poin dibanding posisi akhir pekan lalu di level Rp11.770 per USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.722 per USD. Posisi ini menguat 48 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp11.770 per USD.
Head of Research & Analysis BNI Nurul Eti Nurbaeti mengatakan, menguatnya rupiah hari ini didukung positifnya IHSG dan berkurangnya tekanan USD pasca rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS).
"Menguatnya IHSG mencerminkan masih tingginya risk appetite dari pelaku pasar yang disertai aliran dana asing yang masuk ke pasar keuangan Indonesia, yang menjadi sentimen positif bagi rupiah seiring berkurangnya tekanan USD pasca memburuknya data ketenagakerjaan AS," kata dia, Senin (8/9/2014).
Sementara IHSG hari ini berhasil melanjutkan kenaikan akhir pekan lalu. IHSG melesat 29,15 poin atau 0,56% ke level 5.246,48.
(rna)