2020 Indonesia Butuh Rp2,9 Triliun untuk Impor Migas

Rabu, 10 September 2014 - 16:08 WIB
2020 Indonesia Butuh...
2020 Indonesia Butuh Rp2,9 Triliun untuk Impor Migas
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswoutomo menuturkan, saat ini Indonesia harus melakukan eksplorasi sumber daya minyak dan gas (Migas) di dalam negeri.

Jika tidak, maka bukan tidak mungkin Indonesia pada 2020 mendatang butuh USD200 juta hingga USD250 juta atau sekitar Rp2,9 triliun per hari untuk mengimpor migas. Sebab, hingga 2020 mendatang kebutuhan masyarakat akan pasokan energi akan semakin meningkat.

"Kalo tidak eksplorasi nasib kita sudah jelas terpampang tahun 2020 kita akan memerlukan beli dolar perhari USD200 juta sampai USD250 juta. Duitnya dari mana?" ujar dia di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (10/9/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, salah satu cara yang dapat dilakukan Indonesia untuk meningkatkan produksi migas adalah dengan melakukan eksplorasi tersebut.

‪"Ngebor sebanyak-banyaknya. Itu salah satu jalan. Negara berkewajiban untuk memenuhi energi bagi masyasyarakat," imbuhnya.‬

Menurutnya, regulasi terkait proses perizinan dan pembebasan tanah untuk pengadaan pengeboran penemuan sumur baru agar dipercepat.

‪"Jadi tren produksi migas yang 2,5 miliar itu dijalankan. Jangan pasrah. Bayangin perizinan pengeboran prosesnya 1-3 tahun padahal proses pengeborannya cuma 3 bulan," jelas dia.

Bahkan Susilo menekankan agar SKK Migas dapat meminta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk segera melakukan eksplorasi.

‪"Jadi masa depan kita tergantung pada eksplorasi. Kalo semua itu terjadi tidak ada itu perizinan diperlambat sehingga tujuan peningkatan eksplorasi yang ujung-ujungnya adalah penemuan cadangan baru untuk meningkatkan produksi kita harus bisa. Masa depan kita tergantung eksplorasi," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Jadi Pemasok Utama...
Rusia Jadi Pemasok Utama Impor Minyak ke China Juli 2022
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Berita Terkini
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
54 menit yang lalu
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
59 menit yang lalu
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
1 jam yang lalu
Santai Seaplane Buka...
Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
1 jam yang lalu
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
1 jam yang lalu
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
2 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved