BPH Migas Diminta Babat Habis Mafia BBM

Kamis, 11 September 2014 - 13:48 WIB
BPH Migas Diminta Babat...
BPH Migas Diminta Babat Habis Mafia BBM
A A A
JAKARTA - Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan aparat kepolisian membabat habis penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) karena merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime).

"Pemerintah sudah saatnya membabat habis mafia-mafia BBM yang ternyata mampu mengeruk keuntungan luar biasa, yang bahkan melebihi tindak korupsi sehingga merugikan negara," kata Direktur Puskepi Sofyano Zakaria di Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Menurut Sofyano, bisnis BBM ilegal sudah bukan dilakukan oleh kelompok sekelas pencuri biasa, tetapi oleh kelompok sekelas mafia yang bekerja secara rapi, terorganisir, sistemik dan berkelanjutan.

"Bayangkan satu kelompok mafia di suatu wilayah saja bisa mengeruk uang negara sebesar Rp1,3 triliun. Ini sangat luar biasa," tandasnya.

Maraknya kejahatan bisnis BBM ilegal, kata Sofyano, diakibatkan disparitas harga yang tajam antara harga BBM bersubsidi dengan harga BBM non subsidi.

Dalam mengatasi hal tersebut, Sofyano mengingatkan kepada presiden terpilih Joko Widodo agar segera mungkin membentuk Badan Nasional Pemberantasan Mafia BBM dan Gas, yang melibatkan segala instansi terkait, seperti Polri, TNI, Kejaksaan, Kementerian Keuangan/bea cukai, Kementerian Kehakiman, unsur Mahkamah Agung, BPK dan KPK.

Sebagai informasi, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipid Eksus) Bareskrim Polri telah berhasil membongkar kasus bisnis BBM ilegal yang terjadi di kepulauan Riau yang diduga merugikan negara sebesar Rp1,3 triliun.

Pihak Kepolisian juga telah menahan empat tersangka yang diduga terkait dalam praktik korupsi dan pencucian uang dengan modus penggelapan BBM di wilayah Kepulauan Riau. Pihak Kepolisian juga menyampaikan bahwa kasus penyelewengan BBM tersebut juga melibatkan seorang pekerja Pertamina Tanjung Uban Batam.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPH Migas Wanti-wanti...
BPH Migas Wanti-wanti Pertamina Soal Penyelewengan BBM Subsidi
Bravo Polri! Sebanyak...
Bravo Polri! Sebanyak 49 Penyelewengan BBM Subsidi Ditindak Tegas
BPH Migas Kunjungi Kabupaten...
BPH Migas Kunjungi Kabupaten Kubu Raya Pastikan Penyaluran BBM
BPH Migas Harap Kuota...
BPH Migas Harap Kuota BBM Subsidi Cukup Hingga Akhir Tahun
BPH Migas Pastikan Pemberian...
BPH Migas Pastikan Pemberian Subsidi BBM Tepat Sasaran, Ini Strateginya
BPH Migas Resmikan BBM...
BPH Migas Resmikan BBM Satu Harga di Kabupaten Nias Barat Sumatera Utara
Berita Terkini
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
10 menit yang lalu
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
24 menit yang lalu
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
4 jam yang lalu
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
5 jam yang lalu
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved