Rupiah Ditutup di Level Rp11.822/USD

Jum'at, 12 September 2014 - 16:22 WIB
Rupiah Ditutup di Level...
Rupiah Ditutup di Level Rp11.822/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) ditutup menguat tipis berdasarkan data Bloomberg di tengah positifnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini ditutup pada level Rp11.822 per USD. Posisi ini membaik 5 poin dibanding penutupan Kamis (11/9/2014) di level Rp11.827 per USD.

Masih berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi tadi dibuka pada level Rp11.848 per USD. Adapun posisi rupiah terkuat di level Rp11.810 per USD dan terlemah di level Rp11.848 per USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp11.831 per USD. Posisi ini stagnan dengan posisi penutupan sebelumnya di level Rp11.831 per USD.

Sementara data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini berakhir pada level Rp11.849 per USD, dengan kisaran harian Rp11.818-Rp11.870 per USD. Posisi ini terdepresiasi 24 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp11.825 per USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.847 per USD. Posisi tersebut melemah 36 poin dibanding kemarin di level Rp11.811 per USD.

Adapun IHSG mengakhiri pekan ini di zona hijau di seiring menguatnya mayoritas bursa Asia. IHSG positif 10,68 poin atau 0,21% ke level 5.143,71.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,95 triliun dengan 4,46 miliar saham diperdagangkan dan transaksi jual asing Rp751,61 miliar. Tercatat 160 saham naik, 149 saham melemah dan 99 saham stagnan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
18 menit yang lalu
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
49 menit yang lalu
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
1 jam yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
2 jam yang lalu
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
3 jam yang lalu
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved