Ini Kesalahan Pemikiran Tata Kelola Migas di Indonesia

Minggu, 14 September 2014 - 16:16 WIB
Ini Kesalahan Pemikiran...
Ini Kesalahan Pemikiran Tata Kelola Migas di Indonesia
A A A
JAKARTA - Pemikiran tata kelola energi khususnya di sektor hulu minyak dan gas bumi dinilai salah, pasalnya kegiatan hulu migas masih disebut proyek bukan investasi.

Hal ini dikatakan Mantan Deputi Keuangan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Ahmad Syahroza.

Menurutnya, dengan menggunakan konsep proyek maka pengerjaan kegiatan hulu migas tidak ada ketegasan sehingga tidak efisien.

"Pemikiran energi nggak bener, harus cepet selesai," kata Syahroza, dalam Diskusi Publik, di Dapur Selera, Jakarta, Minggu (14/9/2014).

Lebih lanjut dia mengungkapkan, jika kegiatan hulu migas mengacu pada investasi maka akan lebih efisien. Dia mencontohkan, sistem investasi ini dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).

"Tidak pernah kegiatan ini kegiatan investasi, berapa, selesai. Contoh bicara investasi Dirut kereta Api, harus bagus, cepet. Kalau proyek nggak," unkapnya.

Kesalahan lain dari pemikirian di sektor hulu migas, lanjutnya, adalah cost recovery. Sebab pandangan pemerintah, cost recovery adalah pengembalian investasi Kontraktor Kerja Sama (KKKS), bukan bentuk investasi pemerintah kepada KKKS.

"Cost recovery dianggap investasi, ini investasi dilakukan KKKS, kalau KKKS invetasi bergining position lebih tinggi, kita meninggikan value, seharusnya tidak yang investasi itu pemerintah. Jadi ini pemikiran yang harus kita rubah gak boleh itu," pungkasnya.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
3 menit yang lalu
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
24 menit yang lalu
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
45 menit yang lalu
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
1 jam yang lalu
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
1 jam yang lalu
Grab Ambil Alih Kendali...
Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
1 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved