Indonesia Sangat Dirugikan dengan Adanya Liberalisasi

Minggu, 14 September 2014 - 17:45 WIB
Indonesia Sangat Dirugikan...
Indonesia Sangat Dirugikan dengan Adanya Liberalisasi
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) berencana membentuk satuan tugas (Satgas) untuk memberantas mafia migas yang telah menjamur di Indonesia.

Peneliti Indonesia For Global Justice - IGJ Salamudin Daeng mengatakan, adanya mafia migas lantaran pemerintah melakukan liberalisasi migas yang pada akhirnya menyerahkan seluruh proses kepada pihak swasta.

"Kalau bicara tentang mafia secara filosofi tentu ini sangat erat dengan kaitanya ribelaisasi migas, membuka seluruh rantai suplay pengelolahan migas ke pihak swasta," kata Salamudin, dalam Diskusi Publik, di Dapur Selera, Jakarta, Minggu (14/9/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, akibat liberalisasi tersebut, saat ini pemerintah terkukung hanya menjadi regulator, dan pembuat kebijakan untuk menunjang hal tersebut. Pengawasan pemerintah pun menjadi lemah karenanya.

"Negara hanya menjadi regulator membuat aturan kebijakan yang arah tujuan riberaliasisi ini, sehingga kontrol negara jadi berkurang tidak sama sekali kontrol dipegang swasta," jelas dia.

Menurutnya, pihak swasta yang menguasai industri migas Indonesia tersebut telah menjadi kartel energi internasional. Sehingga Indonesia sangat dirugikan dengan adanya liberalisasi ini.

"Mereka itu kartel internasional. Seperti Epson, Chevron mereka memilik unit usaha diseluruh dunia. Mereka memegang kendali di industir migas kita," pungkasnya.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Produsen Migas Terbesar...
10 Produsen Migas Terbesar yang Berada di Indonesia
Urgensi Revisi UU Migas...
Urgensi Revisi UU Migas No. 22/2001: Langkah Strategis Menuju Ketahanan Energi Nasional
Realisasi Produksi Migas...
Realisasi Produksi Migas PHE ONWJ
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
28 Kesepakatan Migas...
28 Kesepakatan Migas Berpotensi Datangkan Penerimaan Rp35 Triliun
Berita Terkini
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
58 menit yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
3 jam yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
3 jam yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
4 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
4 jam yang lalu
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved