Rupiah Awal Pekan Dibuka Loyo
Senin, 15 September 2014 - 10:08 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka Loyo
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dibuka loyo seiring tergelincirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke zona merah pada awal perdagangan.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp11.878 per USD. Posisi ini terperosok 56 poin dibanding penutupan Jumat (12/9/2014) di level Rp11.822 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini dibuka pada level Rp11.930 per USD. Posisi ini terdepresiasi 81 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.849 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.933 per USD. Posisi tersebut merosot 86 poin dibanding sebelumnya di level Rp11.847 per USD.
Kepala Riset Trust Securities Reza priyambada mengatakan, belum beranjaknya nilai tukar USD dari tren kenaikannya membuat sejumlah mata uang emerging market masih bergerak melemah.
"Masih kuatnya laju USD dan sedikitnya sentimen dalam negeri membuat rupiah belum mampu mengimbangi kenaikan lanjutan dari UD," kata dia, Senin (15/9/2014).
Sementara IHSG pagi ini dibuka tergelincir ke zona merah seiring melemahnya mayoritas bursa Asia. IHSG terkoreksi 25,45 poin atau 0,49% ke level 5.118,27.
Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg hari ini dibuka pada level Rp11.878 per USD. Posisi ini terperosok 56 poin dibanding penutupan Jumat (12/9/2014) di level Rp11.822 per USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik hari ini dibuka pada level Rp11.930 per USD. Posisi ini terdepresiasi 81 poin dibanding penutupan akhir pekan lalu di level Rp11.849 per USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah hari ini pada level Rp11.933 per USD. Posisi tersebut merosot 86 poin dibanding sebelumnya di level Rp11.847 per USD.
Kepala Riset Trust Securities Reza priyambada mengatakan, belum beranjaknya nilai tukar USD dari tren kenaikannya membuat sejumlah mata uang emerging market masih bergerak melemah.
"Masih kuatnya laju USD dan sedikitnya sentimen dalam negeri membuat rupiah belum mampu mengimbangi kenaikan lanjutan dari UD," kata dia, Senin (15/9/2014).
Sementara IHSG pagi ini dibuka tergelincir ke zona merah seiring melemahnya mayoritas bursa Asia. IHSG terkoreksi 25,45 poin atau 0,49% ke level 5.118,27.
(rna)