Indonesia Harus Punya Kereta ala Shinkansen
Kamis, 18 September 2014 - 01:46 WIB
Indonesia Harus Punya Kereta ala Shinkansen
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia berencana untuk membangun proyek kereta api cepat yang menghubungkan Jakarta-Surabaya yang memang perlu direaliasikan. Alasannya adalah untuk menumbuhkan pusat-pusat ekonomi di daerah lain yang tentunya akan dilintasi jalur kereta ini.
Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Danang Parikesit menyebutkan, untuk saat ini pertumbuhan ekonomi di Indonesia banyak terpusat di Jakarta. Tidak mengurai ke daerah lain, atau belum maksimal penguraiannya. Kemacetan, kepadatan lalu lintas, lingkungan kumuh dan lainnya membuat ibukota sudah semakin semrawut.
"Kita kan tahu, sekarang itu pertumbuhan ekonomi terpusat di Jakarta sehingga strategi untuk bisa menyelesaikan Jakarta itu membuat pertumbuhan baru," kata Danang di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (17/9/2014).
Danang menambahkan, dengan dibangunnya kereta cepat dari Jakarta-Surabaya atau Jakarta-Bandung, maka perlahan-lahan aktivitas ekonomi di Jakarta akan menyebar ke daerah-daerah lain yang dilintasi jalur kereta yang disebut mirip kereta Shinkansen milik Jepang.
"Jawa darurat melepaskan beban di Jakarta untuk orang tinggal dan hidup di sana. Kalau orang tinggal di Jakarta-Surabaya, kota-kota Cirebon, Tegal, Pemalang itu akan jadi kota baru. Yang lebih ramai tentunya, nanti ada penyebaran pertumbuhan yang lebih adil," katanya.
Namun, menurut dia, untuk pembangunan infrastruktur jauh ke depan, proyek kereta cepat ini harus dikembangkan di pulau lain, contohnya di Sumatera dan Kalimantan. "Kalau jangka panjang high speed trail itu di Sumatera dan pulau lain bukan di Jawa," tutupnya.
Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Danang Parikesit menyebutkan, untuk saat ini pertumbuhan ekonomi di Indonesia banyak terpusat di Jakarta. Tidak mengurai ke daerah lain, atau belum maksimal penguraiannya. Kemacetan, kepadatan lalu lintas, lingkungan kumuh dan lainnya membuat ibukota sudah semakin semrawut.
"Kita kan tahu, sekarang itu pertumbuhan ekonomi terpusat di Jakarta sehingga strategi untuk bisa menyelesaikan Jakarta itu membuat pertumbuhan baru," kata Danang di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (17/9/2014).
Danang menambahkan, dengan dibangunnya kereta cepat dari Jakarta-Surabaya atau Jakarta-Bandung, maka perlahan-lahan aktivitas ekonomi di Jakarta akan menyebar ke daerah-daerah lain yang dilintasi jalur kereta yang disebut mirip kereta Shinkansen milik Jepang.
"Jawa darurat melepaskan beban di Jakarta untuk orang tinggal dan hidup di sana. Kalau orang tinggal di Jakarta-Surabaya, kota-kota Cirebon, Tegal, Pemalang itu akan jadi kota baru. Yang lebih ramai tentunya, nanti ada penyebaran pertumbuhan yang lebih adil," katanya.
Namun, menurut dia, untuk pembangunan infrastruktur jauh ke depan, proyek kereta cepat ini harus dikembangkan di pulau lain, contohnya di Sumatera dan Kalimantan. "Kalau jangka panjang high speed trail itu di Sumatera dan pulau lain bukan di Jawa," tutupnya.
(gpr)
Lihat Juga :