Jepang Alami Defisit Perdagangan Rp105,6 T

Kamis, 18 September 2014 - 09:29 WIB
Jepang Alami Defisit...
Jepang Alami Defisit Perdagangan Rp105,6 T
A A A
TOKYO - Jepang mencatat defisit perdagangan USD8,8 miliar atau Rp105,6 triliun (kurs Rp12.000/USD) pada Agustus 2014. Data ini sebagai penurunan dalam 26 bulan berturut-turut.

Dilansir dari Xinhua, Kamis (18/9/2014), ekspor turun 1,3% dari tahun sebelumnya menjadi 5,71 triliun yen (USD53,3 miliar), sedangkan impor turun 1,5% menjadi 6,65 triliun yen (USD62,1 miliar). Defisit sedikit lebih rendah dari kesenjangan sebesar 971,4 miliar yen pada Agustus 2013.

Melemahnya nilai yen Jepang sejauh ini gagal memacu rebound ekspor, meskipun pemulihan di Amerika Serikat dan Eropa baru lahir. Pertumbuhan lebih lambat juga terjadi di China, mitra dagang terbesar Jepang.

Kondisi ini semakin parah, belanja konsumen di Jepang melemah sejak 1 April, menyusul diberlakukannya pajak penjualan.

Ekspor Jepang ke China turun 0,2% dari tahun sebelumnya menjadi 1,12 triliun yen (USD10,4 miliar) sedangkan impor turun 5,3% menjadi 1,35 triliun yen (USD12,6 miliar), menghasilkan defisit 233,9 miliar yen (USD2,2 miliar).

Ekspor ke AS turun 4,4%, karena pengiriman mobil tersendat, sebesar 1 triliun yen (USD9,5 miliar), meskipun impor dari Amerika Serikat melonjak hampir 11% menjadi 637,1 miliar yen (USD5,9 miliar).

Ekspor kendaraan, elektronik dan kimia turun, serta impor batu bara dan minyak mentah lebih rendah.

Yoshiro Sato dari Credit Agricole mengatakan, pertumbuhan kuat di AS mungkin penting untuk pemulihan Jepang, meskipun sejauh ini telah berdampak kecil terhadap ekspor.

"Sepertinya kita tidak bisa berharap terlalu banyak pemulihan ekspor ke China dan Zona Euro. Untuk jangka pendek prospek neraca perdagangan akan semakin tergantung pada bagaimana ekspor ke AS akan keluar," ujarnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Dampak Inflasi Global...
Dampak Inflasi Global Merembes ke Ekonomi Jepang, Investor Cemas
Resesi, Jepang Tak Lagi...
Resesi, Jepang Tak Lagi Jadi Negara Ekonomi Terbesar Ketiga di Dunia
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
Terjun ke Jurang Resesi,...
Terjun ke Jurang Resesi, Aktivitas Pabrik di Jepang Semakin Memburuk
Resesi Seks Bikin Jepang...
Resesi Seks Bikin Jepang Lengser dari Peringkat Ketiga Ekonomi Terbesar Dunia
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved