Aset Nasabah Pasar Modal Hilang Akan Diganti

Kamis, 18 September 2014 - 11:22 WIB
Aset Nasabah Pasar Modal...
Aset Nasabah Pasar Modal Hilang Akan Diganti
A A A
JAKARTA - PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI) atau Securities Investor Protection Fund (SIPF) menyatakan akan memberi penggantian aset nasabah jika terjadi penipuan atau penggelapan di industri pasar modal.

"Sebagai investor dan calon investor yang akan melakukan investasi, asetnya akan aman dan tidak perlu dikhawatirkan asetnya akan kurang karena sudah hadir lembaga perlindungan investor efek," kata Direktur Utama P3IEI Yoyok Isharsaya saat acara Investor Summit and Capital Market Expo (ISCME) 2014 di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (18/9/2014).

Yoyok menjelaskan, dana perlindungan modal (DPP) sudah diluncurkan pada tahun lalu. Sementara itu, untuk perlindungan aset pada 1 Januari 2014, sehingga investor dan calon investor sudah dijamin asetnya.

"Hal ini kita antisipasi, misalnya jika terjadi penipuan, atau fraud tidak perlu khawatir. Di perbankan sudah ada sekarang LPS, untuk itu melengkapi industri pasar modal kita sekarang sudah ada Dana Perlindungan Pemodal," paparnya.

Yoyok menyatakan bahwa pihaknya akan senantiasa siap mengganti jika aset para nasabah berkurang. Walaupun jumlahnya pada saat ini terbilang masih minim.

"Ya untuk jumlahnya masih terbilang relatif memang, tapi ini merupakan satu-satunya bentuk perlindungan aset para nasabah pasar modal," katanya.

Dia menjelaskan, jika terjadi penipuan atau penggelapan yang membuat dana investor pasar modal berkurang bisa diadukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah OJK mengeluarkan putusan formal, 30 hari kemudian, P3IEI akan mengumumkan ke media massa.

"Jika sudah masuk ke media massa, akan diberitakan kembali apakah ada investor lain yang hilang asetnya. Jika ada, nanti akan terlihat di sana. Di jangka waktu tersebut, nasabah pasar modal akan bisa lakukan proses pergantian, itu sekurang-kurangnya ada tujuh pihak, termasuk pihak kustodian. Setelah itu mereka akan mendapat penggantian," paparnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Literasi Investasi Saham...
Literasi Investasi Saham Berbasis Syariah
Pembukaan Perdagangan...
Pembukaan Perdagangan Dalam Rangka HUT ke-47 Pasar Modal Indonesia
Penghimpunan Dana di...
Penghimpunan Dana di Pasar Modal pada Juni 2023 Sebesar Rp154,13 Triliun
Kolaborasi untuk Menciptakan...
Kolaborasi untuk Menciptakan 1 Juta Investor Baru di Pasar Modal
AEI Rayakan HUT ke-37,...
AEI Rayakan HUT ke-37, Pasar Modal Indonesia Terus Tunjukan Penguatan
Alhamdulillah, Belajar...
Alhamdulillah, Belajar Analisis Fundamental Syariah GRATIS di Webinar MNC Sekuritas!
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
19 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Jet Tempur F/A-18 AS...
Jet Tempur F/A-18 AS Seharga Rp1 Triliun Hilang di Laut Merah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved