Rupiah Anjlok, Pertamina Masih Pikir-pikir Hedging

Kamis, 18 September 2014 - 15:23 WIB
Rupiah Anjlok, Pertamina...
Rupiah Anjlok, Pertamina Masih Pikir-pikir Hedging
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hari ini semakin terkoreksi. Posisi rupiah berdasarkan data Bank Indonesia berada pada level Rp12.030 per USD, atau anjlok 112 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya.

Menanggapi hal itu, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko PT Pertamina (Persero) Afdal Bahaudin mengaku, anjloknya rupiah tersebut tidak merepresentasikan waktu yang tepat untuk perseroan melakukan lindung nilai (hedging).

Meskipun begitu, melemahnya rupiah tidak diartikan PT Pertamina (Persero) sebagai waktu yang tepat untuk melakukan lindung nilai.

"Begini, kan konsepnya sama dengan asuransi, kalau dengan makin mahal atau makin melemah kurs. Itu artinya fee untuk hedging itu makin mahal kan, kita belum tahu sekarang hedging-nya seperti apa," ungkap dia di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (18/9/2014).

Lebih lanjut dia mengatakan, waktu yang tepat untuk melakukan upaya lindung nilai tersebut tidak hanya dilihat dari posisi nilai tukar rupiah setiap harinya. Menurut dia, masih ada faktor lain, seperti kebutuhan dan biayanya yang perlu menjadi pertimbangan.

"Jadi saya pikir masalah tepat atau tidak tepatnya melakukan hedging itu kan harus melihat beberapa faktor, kebutuhannya berapa, biayanya berapa, berapa lama hedging bisa ditarik. Jadi, tidak semudah beli asuransi perjalanan, tidak bisa dibilang tepat atau enggak karena banyak faktor," tukas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
42 menit yang lalu
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
59 menit yang lalu
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
1 jam yang lalu
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
1 jam yang lalu
Minat Berkurang, Harga...
Minat Berkurang, Harga Patokan Ekspor Emas Turun di Periode Juli 2026
3 jam yang lalu
Mendorong Penerapan...
Mendorong Penerapan Ekonomi Sirkular di Industri Sawit
3 jam yang lalu
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved