Krakatau Steel Genjot Infrastruktur Pendukung Ekspansi

Senin, 22 September 2014 - 10:13 WIB
Krakatau Steel Genjot...
Krakatau Steel Genjot Infrastruktur Pendukung Ekspansi
A A A
JAKARTA - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) terus mengenjot pembangunan infrastruktur penunjang guna mendukung ekspansi dan pertumbuhan produksi baja di masa depan.

Langkah pengembangan induk dan anak usaha perseroan ditargetkan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan dan grup.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Irvan K Hakim mengatakan bahwa langkah pengembangan induk dan anak usaha ini akan memberikan kontribusi positif terhadap kinerja Krakatau Steel maupun group.

Menurutnya, hal ini akan menempatkan Krakatau Steel dan group menjadi grup usaha yang dominan, tidak hanya di sektor baja, tapi juga sektor lain, khususnya port services, air industri, industrial estate, properti, energi listrik, dan engineering.

“Ke semuanya diharapkan akan berkembang lebih pesat lagi pada masa lima tahun mendatang,” jelas Irvan di Jakarta, Senin (22/9/2014).

Hal ini juga dimaksudkan untuk mengimbangi masa-masa sulit, jika ekonomi dunia atau industri baja global khususnya di China mengalami pelemahan sebagaimana yang terjadi tiga tahun terakhir ini.

Irvan memaparkan, pengembangan infrastruktur penunjang dilakukan antara lain melalui PT Krakatau Bandar Samudera (PT KBS), yang telah meresmikan fasilitas kepelabuhanan, dengan membangun dermaga 3, 5, dan 6, sehingga kapasitas bongkar muat berhasil ditingkatkan menjadi 25 juta ton per tahun, sekaligus menjadi pelabuhan curah terbesar dan terdalam di Indonesia.

Untuk peningkatan pelayanan, PT KBS juga tengah merencanakan untuk mengembangkan fasilitas pergudangan yang disebut Integrated Warehouse Facility.

Sementara di bidang energi, anak usaha lainnya, PT Krakatau Daya Listrik melakukan usaha produksi listrik yang efisien melalui penambahan fasilitas Combined Cycle Power Plant sebesar 120 megawatt (MW).

Selain itu, bersama dengan Posco Energy membentuk perusahaan joint venture PT Krakatau Posco Energy berkapasitas produksi 200 MW, sehingga kapasitas total produksi energi meningkat menjadi 720 MW.

“Ke depan, melalui anak usaha tersebut, Krakatau Steel masih berpotensi untuk mengembangkan energi listrik yang lebih efisien hingga 30% dari listrik PLN,” ujar Irvan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertagas-Krakatau Steel...
Pertagas-Krakatau Steel Sinergi Penggunaan Material Pipa Minyak di Blok Rokan
Produksi Meningkat,...
Produksi Meningkat, Penjualan Baja Krakatau Steel Capai 1 Juta Ton
Dapat Gas Murah, Biaya...
Dapat Gas Murah, Biaya Operasi Krakatau Steel Turun 7%
PT KSP Ingin Kembangkan...
PT KSP Ingin Kembangkan Wisata Olahraga di Kota Cilegon
Krakatau Steel Adakan...
Krakatau Steel Adakan Mudik Gratis ke Tasik, Yogya, dan Surabaya
Digempur Produk Impor,...
Digempur Produk Impor, Baja Nasional Harus Kuasai Pasar Domestik
Berita Terkini
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
1 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
1 jam yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
2 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
2 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
3 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved