Pemerintahan Jokowi Butuh Anggaran Infrastruktur Rp300 T

Rabu, 24 September 2014 - 08:01 WIB
Pemerintahan Jokowi...
Pemerintahan Jokowi Butuh Anggaran Infrastruktur Rp300 T
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) membutuhkan anggaran infrastruktur sedikitnya Rp300 triliun pada 2015.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk memodernisasi pasar-pasar tradisional, meningkatkan kualitas rumah sakit-puskesmas, serta menambah anggaran penerima bantauan iuran (PBI) BPJS.

"Terus ada sembilan program lain, termasuk pendidikan wajib belajar 9 tahun, serta infrastruktur untuk mempercepat kedaulatan pangan dan menggerakkan perekonomian," kata Anggota Tim Transisi Jokowi-JK dari unsur fraksi, Dolfie OFP, usai bertemu dengan Menteri Perencanaan Pembangunan/Bappenas di Jakarta, Selasa (23/9/2014).

Anggaran tersebut akan diambil dari ruang fiskal APBN pada beberapa kementerian maupun lembaga melalui dana optimalisasi dengan nilai Rp600 triliun dari belanja RAPBN 2015 yang diusulkan sebesar Rp2,019 triliun.

"Yang jelas kebutuhannya itu total lebih dari Rp300 triliun untuk sembilan program nawacita tahun depan," katanya.

"Dana itu sementara belum ada karena APBN 2015 masih Kementerian lama. Maka nanti ada penajaman pada awal Januari 2015 di pembahasan APBN perubahan yang kita bisa utak-atik kira-kira mencapai Rp600 triliun," tambah Dolfie.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PUPR Ajukan...
Kementerian PUPR Ajukan Anggaran 2021 Sebesar Rp115,58 Triliun
10 Kementerian/Lembaga...
10 Kementerian/Lembaga dengan Anggaran Terbesar di 2026
Anggaran Kemenkeu Turun...
Anggaran Kemenkeu Turun Jadi Rp42,36 T, Ini Rinciannya
Anggaran Prabowo Ternyata...
Anggaran Prabowo Ternyata Masih Kalah dengan Basuki, Kementerian PUPR Tetap Juaranya!
Minta Tambah Anggaran...
Minta Tambah Anggaran Rp2,3 Triliun Tahun Depan, Ini Rencana Kementerian ATR/BPN
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
Berita Terkini
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
54 menit yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
1 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
2 jam yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
4 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
12 jam yang lalu
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved