Ini Mekanisme Bubarkan Petral

Rabu, 24 September 2014 - 11:55 WIB
Ini Mekanisme Bubarkan...
Ini Mekanisme Bubarkan Petral
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Hadiyanto menyebutkan, terdapat mekanisme korporasi jika ada aset negara yang dibekukan termasuk pada anak usaha PT Pertamina (Persero) yaitu Pertamina Trading Limited (Petral).

"Kan ada mekanisme korporasi. Kalau bicara corporate yang berlaku hukum korporasi, hukum korporasi ada di Singapura, maka itu berlaku ketentuan di Singapura," terangnya di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Dia mengatakan, Petral tercatat sebagai anak perusahaan BUMN minyak dan gas (migas) tersebut, yang secara konsolidasi tercatat di dalam buku Pertamina.

"Kan anak usaha perusahaan Pertamina banyak, jadi dicatat di Petral," kata Hadiyanto.

Menurutnya, investasi pemerintah dalam anak usaha Pertamina tersebut dicatatkan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) yang mencakup beberapa poin.

"Jadi secara konsolidasi LKPP itu memuat, satu aset negara (fix asset) berupa BUMN-BUMN. Kedua investasi pemerintah berupa PMN-PMN, PMN Pertamina PMN dimana-dimana, ada 140 BUMN banyak," ujarnya.

Ketiga, lanjut dia, ada aset lancar, cash, kemudian piutang negara yang receivable masuk total LKPP 2013, kira-kira Rp3.400 triliun. Sementara aset BUMN tetap sekitar Rp1.800 triliun.

Sepert diketahui, pemerintahan baru di tangan Joko Widodo (Jokowi) tengah berencana untuk membubarkan anak usaha PT Pertamina (Persero) yaitu Pertamina Trading Limited (Petral).

(Baca: Jokowi Niat Bubarkan Petral?)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Canggih, di Babel Bakal...
Canggih, di Babel Bakal Dibangun Prototipe PLTN Berbasis Thorium
Faisal Basri, Ekonom...
Faisal Basri, Ekonom Pemberani Pimpin Pembubaran Petral di Pertamina
Investor Asing Akhirnya...
Investor Asing Akhirnya Masuk IKN, Ini yang Dibangun
Berkat Kang Dedi, PGE...
Berkat Kang Dedi, PGE Raih PROPER Emas 11 Kali Berturut-Turut
Pertamina Delivery Service...
Pertamina Delivery Service di Makassar
Siap Terbang Perdana...
Siap Terbang Perdana ke Bali 28 April 2022, Pelita Air Buka Penjualan Tiket Pesawat Airbus A320-200
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
2 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
4 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
5 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
6 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
6 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
9 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved