Chatib: Pengelolaan BMN Sebelum Reformasi Seperti Hutan Rimba

Rabu, 24 September 2014 - 13:33 WIB
Chatib: Pengelolaan...
Chatib: Pengelolaan BMN Sebelum Reformasi Seperti Hutan Rimba
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Chatib Basri mengungkapkan, melakukan identifikasi serta pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) bukanlah hal yang mudah. Bahkan dia menyebut, pengelolaan BMN sebelum era reformasi layaknya hutan rimba.

Pasalnya, saat itu barang-barang milik negara begitu banyak jumlahnya, dan tidak diketahui apakah barang tersebut milik negara atau bukan.

"Itu praktis seperti hutan rimba. Begitu banyak yang kita punya tapi saya tidak tahu itu barang milik kita. Saya tidak tahu di periode lalu proses di sana ada sewa, sewa pakai, penggunaan dan penjualan itu punya persoalan pada tahun 1998/1999," kata Chatib di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (24/9/2014).

Begitu banyaknya permasalahan dalam pengelolaan aset negara tersebut, lanjut Chatib, membuat prosesnya menjadi tidak mudah.

"Sampai sekarang ini nanti kita selesaikan itu adalah aset eks BPPN indektifikasi itu masih proses. Karena siapkan dokumen itu tak mudah, harus lengkapi. Itu sesuatu yang mengherankan kalau ada masalah di tertib administrasi, fisiknya ada tapi dokumentasinya belum terdaftar begitu sebaliknya," paparnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kondisi tersebut terjadi pada tahun 2005, ketika Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) baru dibentuk. Kala itu, dirinya masih bekerja di Kemenkeu dan Menkeu dijabat oleh Sri Mulyani.

"Saya ingat waktu itu diminta kepada DJKN untuk membuat inventarisasi barang. Waktu itu Menkeu kan ibu Sri Mulyani. Dirjennya sudah pak Hadiyanto. Saya bisa membayangkan mungkin pak Hadiyanto, sempat setengah putus asa juga. Saya ingat apakah akan lempar handuk atau tidak. Ini bukan tugas yang mudah," tandasnya.

(Baca: Kemenkeu Kembali Gelar Penghargaan Pengelolaan BMN)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menkeu Sebut Separuh...
Menkeu Sebut Separuh Masyarakat RI Masih Tinggal di Desa
Kemenkeu Setujui Rp1...
Kemenkeu Setujui Rp1 Triliun Anggaran Tahap I Pilkada Serentak
Realisasi Lelang Kekayaan...
Realisasi Lelang Kekayaan Negara Capai Rp8,07 Triliun, Tak Sampai Setengah Target
Kemenkeu Gelar PMO Informal...
Kemenkeu Gelar PMO Informal Meeting II: Cakap Berkomunikasi di Masa Pandemi
Pemerintah Alokasikan...
Pemerintah Alokasikan Rp8 Triliun untuk Pengentasan TBC, Bagian Program Kesehatan Prioritas 2025
Kemenkeu Ungkap Alasan...
Kemenkeu Ungkap Alasan Pembekuan Anggaran Kementerian Rp50,2 Triliun
Berita Terkini
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
1 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
1 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
3 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
3 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
5 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved