DPR Usulkan Biaya Pembuatan SIM Naik Rp300 Ribu

Minggu, 28 September 2014 - 18:42 WIB
DPR Usulkan Biaya Pembuatan...
DPR Usulkan Biaya Pembuatan SIM Naik Rp300 Ribu
A A A
JAKARTA - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI meminta agar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 biaya pembuatan SIM A, B dan C dinaikkan menjadi Rp300.000.

Hal itu disampaikan dalam rapat kerja (raker) RAPBN 2015 dengan pemerintah di Gedung DPR RI.

"PNBP (penerimaan negara bukan pajak) Kementerian Hukum dan HAM 2015 disepakati sebesar Rp 4,06 triliun," ujar Anggota Banggar, Dolfi OFP di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Minggu (28/9/2014).

Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, hal tersebut dalam rangka meningkatkan penerimaan negara melalui PNBP Kemenkumham.

Usulan ini dengan catatan pemerintah bisa menetapkan penyesuaian tarif PNBP fungsional penerbitan SIM A, B dan C.

"Dari Rp 80.000 hingga Rp 120.000 menjadi Rp 300.000," sebutnya.

Lebih lanjut, Dolfi menuturkan, untuk PNBP Kementerian Komunikasi dan Informasi dalam RAPBN 2015 disepakati sebesar Rp 12,38 triliun.

"Dengan catatan disepakati untuk pembahasan lebih lanjut mengenai jalur Saphire (kemudahan akses) di Bandara Soekarno-Hatta menghadirkan instansi terkait. Dengan menghadirkan Dirjen Imigrasi, Direktur Utama Angkasa Pura dan Sekretaris Menteri Negara BUMN," jelasnya.

Menurut Dolfi, pihaknya akan melakukan rapat tersendiri untuk membahas mengenai potensi PNBP Kemenkumham melalui iuran keanggotaan Saphire.

"Akan dilakukan rapat tersendiri dalam rangka peningkatan potensi PNBN Kemenkumham termasuk meninjau kembali iuran keanggotaan Saphire yang dipungut tiap orangnya sebesar Rp350.000 per tahun," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR Bahas Laporan Keuangan Pemerintah dan RAPBN 2026
Pidato Presiden Tentang...
Pidato Presiden Tentang APBN Tahun anggaran 2025 di Sidang Paripurna DPR
Banggar DPR Setujui...
Banggar DPR Setujui Postur Terbaru RAPBN 2026, Belanja Negara Naik Rp56,2 Triliun
Alokasi Dana Pendidikan...
Alokasi Dana Pendidikan dalam RAPBN 2021 Harus Sentuh Pesantren Demi Pemerataan
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus...
RAPBN 2023, Ini 5 Fokus Pemerintahan Jokowi
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi...
Disetujui DPR, Ini Asumsi-Asumsi dalam RAPBN 2021
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved